TANGERANG — Keyakinan itu disampaikan Bupati Maesyal di Ruang Rapat Citus, Kantor Bupati Tangerang, saat proses penilaian virtual berlangsung. Ia mengingatkan bahwa Kabupaten Tangerang bukan pendatang baru di level nasional, bahkan pernah menembus lima besar kelurahan terbaik se-Indonesia.
“Kami siap apabila ditunjuk mewakili Provinsi Banten di tingkat nasional. Dari pengalaman dan sejarah yang sudah-sudah, Kabupaten Tangerang beberapa kali menjadi wakil Provinsi Banten,” ujarnya.
Bupati Maesyal menekankan bahwa proses lomba tidak boleh berhenti pada seremonial belaka. Seluruh indikator penilaian, menurutnya, harus benar-benar mencerminkan kondisi nyata penyelenggaraan pemerintahan di Kelurahan Tigaraksa.
“Apa yang dipaparkan harus sesuai dengan kondisi riil yang menjadi objek penilaian,” tandas Bupati Maesyal. Ia berharap hasil yang diperoleh nanti bisa menjadi tolok ukur kualitas pembangunan dan pelayanan publik yang sesungguhnya.
Menjelang penilaian tingkat provinsi, Kelurahan Tigaraksa telah melakukan berbagai persiapan. Program pemberdayaan masyarakat, inovasi pelayanan publik, hingga pembangunan lingkungan terus diperkuat dalam beberapa waktu terakhir.
Bupati menyebut seluruh pembenahan itu dilakukan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada warga. “Kelurahan Tigaraksa sudah siap,” tegasnya.
Jika nanti resmi ditunjuk mewakili Provinsi Banten, Bupati Maesyal optimistis Kelurahan Tigaraksa mampu bersaing di tingkat nasional. Ia menargetkan capaian ini bisa membawa nama baik Kabupaten Tangerang maupun Provinsi Banten secara keseluruhan.
Namun, ia mengingatkan bahwa keikutsertaan dalam lomba ini bukan sekadar mengejar prestasi. “Ini menjadi momentum untuk mengukur keberhasilan pembangunan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta tata kelola pemerintahan yang telah dilaksanakan di tingkat kelurahan,” pungkasnya.
Kelurahan Tigaraksa sendiri terpilih sebagai perwakilan Kabupaten Tangerang setelah menunjukkan sejumlah capaian dan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.