KABUPATEN TANGERANG — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Asmaul Husna, Gading Serpong, tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan. Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menyebut momen ini sebagai sarana introspeksi diri untuk mengukur sejauh mana akhlak Rasulullah telah diterapkan dalam keseharian warga.
Intan mengajak masyarakat membiasakan diri menjadi pribadi yang jujur dan amanah. Nilai-nilai itu, menurutnya, bisa dimulai dari hal sederhana seperti menghormati orang tua dan guru, menyayangi keluarga, hingga peduli terhadap sesama.
“Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW merupakan momentum yang baik bagi kita semua untuk meneladani perjuangan, kejujuran, kesabaran, keteladanan, kepedulian dan akhlak beliau,” ujar Intan di hadapan jamaah.
Menurut Intan, peringatan ini juga menjadi pengingat untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Ia menekankan bahwa ketakwaan dan keimanan harus tercermin dalam kehidupan bermasyarakat, bukan hanya dalam seremonial keagamaan.
Di sela-sela sambutannya, Intan mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk memanjatkan doa bagi saudara-saudara yang tengah dilanda musibah. Ia menyebutkan masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan kebakaran hutan di Kalimantan.
“Mudah-mudahan saudara-saudara kita diberikan kesabaran dan ketabahan,” katanya.
Ketua DKM Masjid Raya Asmaul Husna Slamet Riyadi mengatakan peringatan Maulid tahun ini terasa istimewa. Pasalnya, acara tersebut bertepatan dengan bulan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Selain peringatan hari besar Islam, masjid yang berlokasi di Gading Serpong itu juga telah menggelar kegiatan sosial berupa khitanan massal pada Sabtu (22/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi rangkaian yang mempererat kebersamaan warga sekitar.
“Kami berterima kasih kepada Ibu Wakil Bupati yang telah meluangkan waktu hadir di sini,” ucap Slamet.