Untirta Gelar Pelatihan Manajemen Usaha dan Pemasaran Digital bagi Ibu Rumah Tangga di Serang, Manfaatkan Keju Susu Kerbau

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:43:31 WIB
Ibu rumah tangga di Pageragung, Serang, mengikuti pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital yang digelar tim dosen Untirta.

SERANG — Ibu rumah tangga di RT 10/RW 03, Kelurahan Pageragung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, mendapat pendampingan untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Tim dosen Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Untirta memberikan pelatihan yang tidak hanya berfokus pada cara menghasilkan produk, tetapi juga kemampuan mengelola dan memasarkan usaha secara digital.

Produk yang dijadikan contoh dalam pelatihan ini adalah keju susu kerbau Banten yang dikombinasikan dengan royal jelly madu Baduy. Dua bahan lokal tersebut dinilai memiliki nilai jual tinggi dan berpotensi dikembangkan menjadi usaha rumahan yang berkelanjutan.

Materi Pelatihan: dari Perhitungan Biaya hingga Jangkauan Pasar Digital

Ketua Tim Pengabdian Ulfa Nurrofingah menjelaskan, pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan teknis pengelolaan usaha. Materi yang diberikan mencakup perhitungan biaya produksi, penentuan harga jual, hingga strategi pemasaran melalui platform digital.

“Oleh karena itu, pelatihan manajemen usaha, perhitungan biaya, penentuan harga, dan pemasaran digital menjadi bagian penting dalam kegiatan pengabdian ini,” kata Ulfa kepada RADARBANTEN.CO.ID pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Ia menambahkan, kemampuan menghasilkan produk saja tidak cukup jika tidak diimbangi dengan kemampuan mengelola keuangan dan memasarkan produk. Keberhasilan program ini diukur dari meningkatnya kapasitas peserta dalam menghitung modal, menentukan harga yang menguntungkan, serta memanfaatkan teknologi untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Tim Dosen dan Mahasiswa Terlibat dalam Pendampingan

Kegiatan ini diketuai oleh Ulfa Nurrofingah dengan anggota tim dosen Magfira, Raiza Tri Pangesti, dan Kania Asri Liany. Sejumlah mahasiswa Program Studi Peternakan Untirta juga dilibatkan, yaitu Daffa Pradita Ardhi, Indah Nur Zakiyah, Muhammad Izharudin, dan Faizin Habibi.

Pendampingan yang dilakukan secara langsung ini diharapkan menjadi modal awal bagi para ibu untuk mengembangkan usaha secara mandiri maupun berkelompok. Tim pengabdian menargetkan peserta mampu mengelola usaha dari hulu ke hilir, mulai dari produksi, pembukuan sederhana, hingga pemasaran digital.

Prinsip Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial dalam Program

Program ini juga menerapkan prinsip GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion). Prinsip tersebut mendorong kesetaraan gender dan inklusi sosial dalam akses terhadap pengetahuan, sumber daya, serta peluang ekonomi bagi seluruh warga.

Kegiatan yang didanai melalui dana internal Fakultas Pertanian Untirta ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Fokusnya adalah pemberdayaan masyarakat dan pengembangan inovasi berbasis potensi lokal Banten.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan ibu rumah tangga di Pageragung tidak hanya mampu memproduksi keju susu kerbau, tetapi juga memiliki kemampuan berwirausaha yang mandiri dan berkelanjutan. Akses pasar yang lebih luas melalui digitalisasi pemasaran menjadi kunci agar produk lokal dapat bersaing dan memberikan pendapatan tambahan bagi keluarga.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: radarbanten.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top