Pemerintah Targetkan PLTS 100 GWp dalam Tiga Tahun, Kapasitasnya Diklaim Lampaui Total Listrik Indonesia Saat Ini

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:46:03 WIB
Pemerintah Targetkan PLTS 100 GWp dalam Tiga Tahun, Kapasitasnya Diklaim Lampaui Total Listrik Indonesia Saat Ini

BANTEN — Pemerintah pusat memastikan pembangunan masif Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) akan dieksekusi bertahap dalam tiga tahun. Langkah ini diambil untuk memperbesar porsi energi surya sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen tersebut saat melakukan groundbreaking PLTS di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026). Menurutnya, angka 100 GWp bukan sekadar wacana, melainkan target yang harus direalisasikan.

“Kita tidak main-main, target kita adalah 100 gigawatt dalam 3 tahun,” tegasnya sebagaimana dilansir laman setkab.go.id.

Kapasitas 100 GWp Melampaui Total Pembangkit Eksisting

Untuk memberikan gambaran skala proyek ini, Presiden Prabowo membandingkannya dengan total kapasitas pembangkit listrik yang sudah beroperasi di Indonesia saat ini. Seluruh pembangkit yang ada, mulai dari batu bara, minyak, gas, hingga panas bumi, baru menghasilkan sekitar 88 gigawatt.

“Untuk sebagai bayangan bahwa seluruh listrik Indonesia sekarang 88 gigawatt. Dari batu bara, dari minyak, dari gas, dari panas bumi, semua itu 88 gigawatt. Kita akan membangun 100 gigawatt!” ujar Prabowo.

Tahap Awal 17 GWp dan Sebaran Proyek yang Sudah Berjalan

Pembangunan PLTS 100 GWp akan dilakukan secara bertahap. Pada fase pertama, pemerintah menargetkan kapasitas 17 GWp terpasang lebih dulu.

Hingga saat ini, sebanyak 14 proyek PLTS dengan total kapasitas 5.216 MWp telah masuk dalam berbagai tahapan pengerjaan. Proyek-proyek tersebut tersebar dalam proses pembangunan, peresmian, hingga persiapan tender.

Skema Pengembangan: Dari Atap Rumah hingga Terapung di Waduk

Pengembangan energi surya ini tidak hanya mengandalkan satu metode. Pemerintah akan menggunakan beragam skema agar target 100 GWp bisa tercapai sesuai waktu yang direncanakan.

Skema tersebut meliputi PLTS ground mounted yang dibangun di atas tanah, PLTS atap yang dipasang di bangunan rumah atau industri, serta PLTS terapung yang memanfaatkan permukaan waduk atau danau. Program ini diharapkan mampu memperluas pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) sekaligus menambah pasokan listrik nasional.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: damarbanten.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top