BANTEN — Tiga pria bertopeng membobol kediaman Bruno Fernandes di kawasan elite Cheshire, Inggris, saat kapten Manchester United itu sedang bertanding melawan Como di Liga Champions. Barang berharga senilai 4 juta poundsterling atau sekitar Rp96 miliar dilaporkan raib dalam aksi tersebut.
Perampokan berlangsung ketika Bruno Fernandes berada jauh di Italia. Laga Manchester United versus Como digelar di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Rabu (21/10), sementara rumahnya di Inggris justru jadi sasaran komplotan pencuri.
Kawasan "Golden Triangle" di Cheshire selama ini dikenal sebagai permukiman para pesepak bola Premier League. Tiga penyusup bertopeng dikabarkan mengacak-acak isi rumah sebelum membawa kabur barang berharga.
Ana Pinho, istri Bruno Fernandes, bersama dua anak mereka yang masih kecil sedang tidak berada di kediaman saat pembobolan terjadi. Hunian keluarga itu kosong ketika para pelaku beraksi.
Kekosongan rumah itulah yang diduga dimanfaatkan komplotan. Seorang tetangga memberi kesaksian kepada polisi bahwa tiga pria bertopeng tak dikenal terlihat berada di halaman rumah yang berbatasan langsung dengan area hutan.
Laporan warga sempat memicu respons cepat kepolisian setempat. Namun petugas tiba terlambat di lokasi.
"Pelapor menyebutkan ada tiga pria tak dikenal di halaman belakang rumah tetangga. Petugas segera mendatangi lokasi, namun saat tiba, para pelaku sudah tidak ada," kata pihak polisi seperti dinukil dari The Sun.
"Meski demikian, petugas menemukan bahwa telah terjadi tindak pencurian di rumah tersebut dan sejumlah barang telah digondol," tambahnya.
Inspektur Detektif David Jarvis dari Departemen Investigasi Kriminal (CID) memastikan kasus ini bakal diusut tuntas. Penyidikan disebut masih berada di tahap awal.
"Penyelidikan ini masih dalam tahap awal, dan kami berkomitmen untuk melakukan segala upaya guna melacak pihak yang bertanggung jawab," ujar David Jarvis.
"Sebagai bagian dari penyelidikan, kami mengharapkan informasi dari siapa pun yang berada di sekitar lokasi pada saat kejadian dan merasa mungkin telah melihat sesuatu yang mencurigakan," imbuhnya.
Insiden ini menambah daftar panjang pesepak bola Premier League yang rumahnya dibobol maling saat tengah bertanding atau meninggalkan rumah. Kasus serupa sebelumnya menimpa sejumlah pemain top Inggris, dengan modus dan waktu aksi yang mirip.