TANGERANG — Peresmian Muallaf Center bertepatan dengan peringatan setengah abad lebih MUI Kabupaten Tangerang. Bupati Maesyal menyebut kehadiran fasilitas ini sebagai langkah konkret pembangunan spiritual yang tidak bisa dipisahkan dari pembangunan infrastruktur dan ekonomi daerah.
“Kehadiran Muallaf Center merupakan langkah nyata dalam memberikan pendampingan, pembinaan, edukasi, serta penguatan keimanan bagi saudara-saudara kita yang telah memilih Islam sebagai jalan hidupnya,” ujar Bupati di Kantor MUI Kabupaten Tangerang.
Ia menambahkan, pusat pembinaan ini dirancang agar para mualaf tumbuh menjadi pribadi yang istiqamah, mandiri, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat. “Semoga ini menjadi rumah yang penuh kasih sayang dan mempererat ukhuwah Islamiyah,” imbuhnya.
Lima Kali Juara MTQ Jadi Indikator Keberhasilan Pembinaan
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Maesyal menyoroti prestasi Kabupaten Tangerang yang lima kali berturut-turut meraih Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Banten. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, MUI, pondok pesantren, lembaga pendidikan Islam, guru ngaji, kyai, dan masyarakat.
“Saya bersyukur atas berbagai capaian di bidang keagamaan. Prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan Al-Qur’an yang terbangun melalui kolaborasi semua pihak,” ungkapnya.
Ia pun mengajak para orang tua untuk terus menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak usia dini. Langkah itu dinilai penting sebagai bekal membentuk generasi berakhlak mulia di tengah tantangan pembangunan ke depan.
Pembangunan Daerah Tak Bisa Hanya Infrastruktur
Tema Milad ke-51 MUI tahun ini, “Konsisten Berkhidmat untuk Umat, Mengawal Moralitas Bangsa Menuju Tangerang Semakin Gemilang,” menjadi pengingat bagi pemerintah agar pembangunan tidak berorientasi pada fisik semata. Bupati Maesyal menegaskan bahwa pembangunan akhlak, moral, karakter, dan spiritual masyarakat harus berjalan beriringan.
“Pembangunan yang kita laksanakan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan ekonomi semata, tapi harus dibarengi dengan pembangunan akhlak, moral, karakter dan spiritual masyarakat,” kata Bupati Maesyal Rasyid dalam sambutannya.
Ia meyakini, jika pembangunan daerah dibarengi dengan penguatan akhlak, pendidikan agama, dan nilai-nilai persaudaraan, maka cita-cita mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing akan semakin mudah diraih.
Peresmian Muallaf Center ini menjadi salah satu program unggulan MUI Kabupaten Tangerang dalam memperkuat pembinaan umat di wilayah dengan populasi muslim terbesar di Provinsi Banten tersebut.[red]