KOTA TANGERANG — Capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Tangerang menjadi yang tertinggi di Provinsi Banten, mencapai 43 persen dari target 46 persen. Angka ini sekaligus menempatkan Banten sebagai salah satu provinsi dengan partisipasi terbaik secara nasional dalam program strategis Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan, capaian itu tidak lepas dari kerja sama seluruh pemangku kepentingan di daerah. Program CKG sendiri dijalankan di 253 puskesmas, seluruh lembaga pendidikan dari tingkat SD hingga SMA sederajat, serta layanan Telemedicine Mobile yang menjangkau desa-desa dan komunitas khusus seperti masyarakat Baduy.
Mitigasi Penyakit Lewat Deteksi Dini
Andra Soni mengajak masyarakat memanfaatkan program ini untuk mitigasi penyakit yang diderita. Ia mengakui masih ada sebagian warga yang khawatir melakukan pengecekan kesehatan, dan meminta kekhawatiran itu dihilangkan.
"Termasuk cek kesehatan mata bisa dilakukan di sini dari beberapa mitra," kata Andra Soni di Kelurahan Paninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Senin (27/07/2026).
Jaminan Penanganan Lanjutan Tanpa BPJS
Gubernur memastikan, jika diperlukan penanganan lanjutan, masyarakat bisa datang ke rumah sakit pemerintah secara gratis. Seluruh rumah sakit di Provinsi Banten sudah menerapkan Universal Health Coverage (UHC).
"Jadi bapak dan ibu tidak perlu khawatir kalau tidak punya BPJS-nya, karena tetap akan ditangani dengan baik," imbuhnya.
Target 350 Orang per Titik Layanan
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti menambahkan, pihaknya mengerahkan seluruh organisasi kesehatan untuk mencapai target pemerintah pusat. Layanan berjalan setiap hari di berbagai titik.
"Di tempat ini kita targetkan 350 orang untuk usia produktif. Sementara untuk sekolah kita memiliki agenda tersendiri," katanya.