SUKABUMI — Ruas Jalan Raya Sukabumi-Banten di Kecamatan Cisolok kembali mengalami kerusakan parah. Jalan yang baru selesai diperbaiki pada Februari 2026 itu ambles pada Senin (25/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Akibatnya, setengah bagian badan jalan provinsi ambles dan aspal terlihat terbelah. Pengendara yang melintas di lokasi diminta ekstra hati-hati karena kondisi jalan menurun dan rusak.
Kapolsek Cisolok AKP Bayu Saeful Bahari menduga jalan ambles dipicu curah hujan tinggi di wilayah Desa Cicadas. Intensitas hujan yang ekstrem memicu longsor yang merusak setengah bagian badan jalan provinsi.
"Longsor tersebut diduga dikarenakan curah hujan yang sangat tinggi di wilayah Kecamatan Cisolok," ujar Bayu saat dikonfirmasi, Selasa (26/5/2026).
Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Tidak ada rumah warga yang terdampak longsor.
Ini bukan pertama kalinya ruas jalan tersebut ambles. Sebelumnya, kejadian serupa pernah terjadi di titik yang sama. Perbaikan baru selesai pada Februari 2026, namun setelah hujan deras kembali mengguyur, badan jalan ambles lagi.
Meski sebagian ruas masih bisa dilalui kendaraan, pengendara diminta tetap waspada. Kondisi aspal yang terbelah dan penurunan badan jalan bisa membahayakan keselamatan.
Polsek Cisolok masih memantau kondisi di lokasi untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas dan potensi longsor susulan. "Dalam kejadian bencana alam tanah longsor tidak menimbulkan korban jiwa atau rumah yang terdampak dan ruas jalan sebagian bisa dilalui oleh kendaraan," kata Bayu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sukabumi mengenai rencana perbaikan lanjutan. Warga dan pengguna jalan berharap penanganan dilakukan segera agar akses transportasi antarprovinsi tidak terganggu.