Baru Diperbaiki Februari 2026, Jalan Raya Sukabumi-Banten di Cisolok Kembali Ambles, Setengah Badan Jalan Terbelah

Penulis: Jauhari Lubis  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 18:39:20 WIB
Jalan Raya Sukabumi-Banten di Cisolok kembali ambles, setengah badan jalan terbelah.

SUKABUMI — Ruas Jalan Raya Sukabumi-Banten di Kecamatan Cisolok kembali mengalami kerusakan parah. Jalan yang baru selesai diperbaiki pada Februari 2026 itu ambles pada Senin (25/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Akibatnya, setengah bagian badan jalan provinsi ambles dan aspal terlihat terbelah. Pengendara yang melintas di lokasi diminta ekstra hati-hati karena kondisi jalan menurun dan rusak.

Diduga Dipicu Curah Hujan Tinggi

Kapolsek Cisolok AKP Bayu Saeful Bahari menduga jalan ambles dipicu curah hujan tinggi di wilayah Desa Cicadas. Intensitas hujan yang ekstrem memicu longsor yang merusak setengah bagian badan jalan provinsi.

"Longsor tersebut diduga dikarenakan curah hujan yang sangat tinggi di wilayah Kecamatan Cisolok," ujar Bayu saat dikonfirmasi, Selasa (26/5/2026).

Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Tidak ada rumah warga yang terdampak longsor.

Fakta Singkat Jalan Ambles Cisolok

  • Lokasi: Kampung Pasir Talaga, Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi
  • Waktu kejadian: Senin (25/5/2026) pukul 05.00 WIB
  • Dampak: setengah badan jalan provinsi ambles, aspal terbelah
  • Riwayat: baru rampung diperbaiki Februari 2026
  • Korban: tidak ada korban jiwa atau rumah terdampak

Jalan Baru Diperbaiki, Kembali Rusak

Ini bukan pertama kalinya ruas jalan tersebut ambles. Sebelumnya, kejadian serupa pernah terjadi di titik yang sama. Perbaikan baru selesai pada Februari 2026, namun setelah hujan deras kembali mengguyur, badan jalan ambles lagi.

Meski sebagian ruas masih bisa dilalui kendaraan, pengendara diminta tetap waspada. Kondisi aspal yang terbelah dan penurunan badan jalan bisa membahayakan keselamatan.

Polisi Pantau Potensi Longsor Susulan

Polsek Cisolok masih memantau kondisi di lokasi untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas dan potensi longsor susulan. "Dalam kejadian bencana alam tanah longsor tidak menimbulkan korban jiwa atau rumah yang terdampak dan ruas jalan sebagian bisa dilalui oleh kendaraan," kata Bayu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sukabumi mengenai rencana perbaikan lanjutan. Warga dan pengguna jalan berharap penanganan dilakukan segera agar akses transportasi antarprovinsi tidak terganggu.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: bandung.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top