JAKARTA — Pertina DKI Jakarta menggelar Rapat Kerja (Raker) Provinsi di Gedung KONI DKI Jakarta, Jalan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026) petang. Raker yang berlangsung hingga malam itu dihadiri Kabid Organisasi KONI DKI Jakarta Achmad Suprianto, Ketua Pengprov DKI Jakarta Brigjen TNI Berty Sumakud, serta 22 pengurus Pertina dari seluruh wilayah.
Dalam raker, masing-masing ketua komisi memaparkan capaian dan kendala pembinaan atlet tinju di lapangan. Pertina DKI menargetkan Juara Umum PON XXII melalui pembinaan modern, berkelanjutan, dan berbasis prestasi.
Ketua Pengprov DKI Jakarta Brigjen TNI Berty Sumakud menyampaikan perlunya pusat pelatihan tinju nasional di Jakarta. “Kita ingin membangun pusat pelatihan tinju nasional di Jakarta. Sehingga try out dan sparring partner dengan daerah maupun negara lain bisa makin intensif dilakukan untuk mencetak mental-mental petarung,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026) di Jakarta.
Menurut Berty, pengembangan pusat latihan modern berstandar nasional menjadi bagian dari misi Pertina DKI. Misi lainnya meliputi sistem pembinaan atlet berjenjang, talent scouting di seluruh wilayah DKI, serta jalur pembinaan usia dini hingga elite secara terintegrasi.
Pertina DKI juga menyusun program latihan berbasis sport science untuk meningkatkan prestasi atlet secara terukur. Targetnya, peningkatan prestasi pada setiap kejuaraan daerah, nasional, dan internasional, serta persiapan atlet menuju PON melalui pemusatan latihan berkesinambungan.
“Konsep ini selaras dengan semangat pembinaan atlet, peningkatan kualitas kompetisi, serta profesionalisme organisasi yang menjadi arah pengembangan tinju nasional,” kata Brigjen TNI Berty Sumakud.
Pertina DKI akan menyelenggarakan kejuaraan rutin tingkat provinsi dan kota/kabupaten serta memperbanyak try out dan sparring partner dengan daerah maupun negara lain. Selain itu, peningkatan kompetensi pelatih, wasit, dan tenaga pendukung melalui sertifikasi dan pelatihan berkala menjadi prioritas.
Berty menekankan budaya organisasi yang disiplin, transparan, dan berintegritas. “Berikan laporan perkembangan per hari, per minggu, per bulan atau per tahun. Jangan menunggu perintah Ketua, jangan top down tapi bottom up,” tegas jenderal bintang satu itu.
Pertina DKI juga perlu meningkatkan sinergi dengan KONI, pemerintah daerah, TNI/Polri, dunia usaha, dan akademisi. Optimalisasi dukungan sarana, prasarana, dan pendanaan pembinaan serta kemitraan strategis untuk mendukung prestasi atlet menjadi agenda berikutnya.
“Menanamkan nilai sportivitas, disiplin, patriotisme, dan semangat pantang menyerah, membentuk atlet yang tidak hanya berprestasi tetapi juga berakhlak dan menjadi teladan harus kita lakukan bersama. Bersatu, Bertanding, Berprestasi DKI Jakarta Juara Umum PON,” tutup Ketua Pengprov Pertina DKI Jakarta Brigjen TNI Berty Sumakud.