Kabar ini sekaligus mematahkan asumsi banyak pihak yang mengira game tersebut menjadi eksklusif PlayStation. Sebab, RuneScape: Dragonwilds pertama kali diperkenalkan dalam ajang State of Play milik Sony. Dalam siaran tersebut, PlayStation tidak menampilkan logo kompetitor—sebuah praktik yang selama ini menjadi sumber perdebatan hangat di kalangan penggemar Xbox.
Bagi yang belum familiar, RuneScape memulai perjalanannya sebagai MMORPG berbasis browser pada tahun 2001. Kini, game tersebut terbelah menjadi dua versi: RuneScape 3 dan OldSchool RuneScape. Namun, Dragonwilds berbeda dari keduanya.
Alih-alih menjadi MMORPG tradisional, Dragonwilds justru mengadopsi genre survival game—mirip dengan Valheim. Sejak dirilis dalam akses awal di Steam tahun lalu, game ini mendapat sambutan positif berkat perpaduan elemen crafting, eksplorasi dunia terbuka, dan pertarungan melawan naga.
Xbox Play Anyway bukan fitur baru, tapi tetap menjadi salah satu keunggulan utama ekosistem Xbox. Jika pemain membeli game ini di Xbox, mereka otomatis memilikinya di PC tanpa biaya tambahan. Progres permainan, pencapaian, dan data save akan tersinkronisasi di kedua platform.
Fitur ini, menurut pengamat, menjadi faktor penentu dalam keputusan pembelian banyak gamer—terutama mereka yang sering beralih antara bermain di konsol dan komputer.
Di tengah euforia peluncuran, muncul wacana menarik dari eksekutif Xbox. Matt Booty baru-baru ini mengungkapkan bahwa pihaknya berencana menampilkan logo kompetitor dalam showcase Xbox ke depan. Langkah ini dinilai kontroversial, terutama saat Xbox tengah menargetkan posisi sebagai platform gaming nomor satu pada 2030.
“Saya pribadi tidak yakin itu langkah yang tepat,” tulis Adam dari Windows Central, yang juga seorang penggemar berat RuneScape sejak dua dekade lalu. Ia menambahkan bahwa akun RuneScape miliknya sudah berusia sekitar 20 tahun dan masih aktif dimainkan.
RuneScape: Dragonwilds akan tersedia untuk Xbox Series X|S pada 15 September 2026. Harga resmi untuk kawasan Asia belum diumumkan, tetapi di pasar global game ini dijual seharga $39,99 (sekitar Rp 640 ribu dengan kurs estimasi).
Belum ada informasi apakah game ini akan menyertakan dukungan bahasa Indonesia. Namun, mengingat basis pemain RuneScape di Tanah Air masih cukup solid—terutama dari kalangan gamer lawas—bukan tidak mungkin Jagex akan menyertakan opsi lokaliasi di kemudian hari.