Pemprov Banten Komitmen Perluas Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Targetkan Pekerja Informal dan Rentan

Penulis: Hendra Setiawan  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 13:05:31 WIB
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja informal dan rentan.

SERANG — Gubernur Banten Andra Soni menyatakan komitmen penuh pemerintah provinsi untuk mendukung program perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, sinergi dengan lembaga jaminan sosial itu sangat strategis untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja formal maupun informal di Banten.

Jaminan Sosial untuk Pekerja Informal Jadi Prioritas

Andra menekankan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya menyasar pekerja di sektor formal, tetapi juga mereka yang bekerja di sektor informal. Kelompok ini dinilai paling rentan dan membutuhkan jaring pengaman saat mengalami risiko kerja, kecelakaan, atau kehilangan pekerjaan.

"Pemprov Banten berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program BPJS Ketenagakerjaan, khususnya dalam meningkatkan cakupan kepesertaan dan memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan," kata Andra dalam keterangannya di Serang, Rabu.

Pergantian Pucuk Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan: Momentum Perkuat Sinergi

Pada kesempatan itu, Andra juga memberikan apresiasi kepada Eko Yuyulianda yang dinilai sukses mengawal program perlindungan jaminan sosial di Banten. Eko baru saja mendapat amanat baru sebagai Deputi Pengawasan dan Pemeriksaan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Pusat.

"Saya mengucapkan selamat atas amanat baru yang diemban Eko Yuyulianda sebagai Deputi Pengawasan dan Pemeriksaan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Pusat," ujar Andra.

Gubernur berharap kepemimpinan baru di level pusat maupun daerah dapat memperkuat sinergi strategis yang sudah terjalin. Hal ini penting untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan di Banten.

Siap Bergerak Cepat: Inovasi Layanan dan Percepatan Penetrasi

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Banten, Muhyidin, menyatakan jajarannya siap bergerak cepat. Target utama adalah memperluas jangkauan perlindungan, khususnya bagi pekerja rentan dan sektor informal yang jumlahnya masih besar di Banten.

"Kami siap berkolaborasi erat dengan Pemprov Banten untuk menghadirkan inovasi layanan serta mempercepat penetrasi kepesertaan di sektor formal maupun informal agar seluruh pekerja di Banten dapat bekerja dengan rasa aman dan sejahtera," ujar Muhyidin.

Langkah ini dinilai krusial mengingat Banten merupakan salah satu provinsi dengan aktivitas industri dan jasa yang tinggi. Perlindungan jaminan sosial diharapkan mampu mengurangi risiko ekonomi yang dihadapi pekerja, sekaligus meningkatkan produktivitas daerah.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top