KAI Gas Pol Elektrifikasi Jalur Kereta, Target Emisi Merosot Drastis

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 15:45:31 WIB
KAI memperluas elektrifikasi jalur kereta untuk menurunkan emisi karbon secara signifikan.

BANTENKAI tidak main-main dalam urusan lingkungan. Perusahaan pelat merah ini menempatkan elektrifikasi sebagai jurus utama dalam strategi pengurangan emisi. Pendekatan yang disebut 'eliminate' ini dirancang untuk menurunkan karbon sejak tahap desain sistem transportasi.

“Eliminate ini adalah bagaimana kita menurunkan karbon memang secara desainnya, yaitu dengan cara melakukan elektrifikasi kemudian eco-friendly ecosystem,” ujar VP Sustainability PT KAI Tria Mutiari Meilan dalam Media Briefing Strategi Kemitraan Iklim dan Dekarbonisasi Perkeretaapian Nasional, Kamis (11/6/2026).

Dari BBM ke Listrik, Emisi Langsung Terpangkas

Peralihan dari bahan bakar minyak ke tenaga listrik bukan sekadar tren. Bagi KAI, ini adalah keputusan bisnis jangka panjang. Elektrifikasi tidak hanya memangkas emisi gas buang dari operasional kereta, tapi juga menekan biaya perawatan mesin diesel yang selama ini cukup tinggi.

Tria menjelaskan, strategi ini juga dirancang untuk mendorong peralihan massal masyarakat dari kendaraan pribadi ke kereta api. “Tentunya kita akan terus berupaya supaya bisa meningkatkan porsi elektrifikasi dari seluruh jaringan kereta api,” katanya.

Jaringan Elektrifikasi: Sudah Ada, Terus Diperluas

KAI sebenarnya sudah memiliki jaringan elektrifikasi yang beroperasi sejak beberapa tahun terakhir. Namun, perusahaan tidak berhenti di situ. Pengembangan jaringan ini menjadi fokus utama untuk mencapai target dekarbonisasi jangka panjang.

Dengan jaringan yang lebih luas, KAI berharap kontribusinya terhadap pengurangan emisi sektor transportasi nasional semakin besar. Targetnya jelas: memperkuat posisi kereta api sebagai moda transportasi rendah karbon andalan di Indonesia.

Langkah ini juga sejalan dengan tren global di mana moda transportasi berbasis listrik menjadi primadona. Bagi KAI, elektrifikasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk tetap kompetitif dan ramah lingkungan.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top