SERANG — Puluhan sekolah menengah atas negeri di Banten belum memiliki kepala sekolah definitif. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menyebutkan, hingga saat ini masih ada 47 SMA dan SMK negeri yang dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).
Sekretaris Dindikbud Banten, Rachmat Tamam, mengungkapkan bahwa proses seleksi untuk mengisi posisi kepala sekolah definitif sedang berlangsung. Ia menyebut Kabupaten Lebak menjadi daerah dengan jumlah kekosongan tertinggi.
"Sekarang lagi proses seleksi. Paling banyak kekosongan itu Kabupaten Lebak kalau enggak salah," kata Rachmat, Kamis (11/6/2026).
Meski tanpa kepala sekolah tetap, Rachmat memastikan seluruh kegiatan belajar mengajar dan administrasi di 47 sekolah tersebut tidak terganggu. Penunjukan Plt dilakukan agar operasional sekolah tetap berjalan normal selama masa transisi.
"Seluruh sekolah yang saat ini belum memiliki kepala sekolah definitif tetap menjalankan aktivitas pendidikan dengan dipimpin oleh Plt," ujarnya.
Dindikbud Banten saat ini tengah memproses seleksi calon kepala sekolah definitif. Proses ini menjadi prioritas untuk mengakhiri masa kepemimpinan sementara di puluhan sekolah yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Banten. Belum dijelaskan secara rinci jadwal pasti pengangkatan kepala sekolah definitif tersebut.