Raksasa Cupertino itu resmi merilis daftar perangkat keras yang mendukung Siri AI, sebuah pembaruan besar yang disebut sebagai peningkatan paling signifikan sejak Siri diperkenalkan pada 2011. Sistem operasi anyar seperti iOS 27, macOS Golden Gate, dan watchOS 27 akan membawa asisten ini ke level baru, tetapi hanya untuk chipset tertentu.
Untuk lini iPhone, pengguna harus memiliki setidaknya iPhone 15 Pro atau iPhone 15 Pro Max. Model di bawahnya—termasuk iPhone 15 reguler dan iPhone 14 series—tidak masuk daftar. Apple juga menyertakan iPhone 16, iPhone 16e, iPhone 17, iPhone 17e, iPhone Air, serta varian Pro dari generasi terbaru.
Keputusan ini tidak mengejutkan. Apple sejak awal membatasi fitur AI on-device pada chipset Neural Engine generasi terbaru. Untuk lini iPad dan Mac, syaratnya lebih longgar: semua perangkat dengan chip Apple Silicon (M1 ke atas) dan chip A17 Pro atau A18 Pro masih didukung.
Pengguna jam tangan pintar tidak luput dari batasan ini. Siri AI di Apple Watch hanya akan berfungsi jika dipasangkan dengan iPhone yang kompatibel. Model yang didukung mulai dari Apple Watch Series 9, Apple Watch Ultra 2, dan Apple Watch SE 3.
Apple Vision Pro justru menjadi satu-satunya lini yang sepenuhnya bebas batasan. Semua model headset realitas campuran itu, termasuk edisi M5 terbaru, akan menjalankan Siri AI tanpa syarat tambahan.
Meski sebuah perangkat masuk daftar kompatibel, bukan berarti semua fitur Siri AI bisa dinikmati. Apple menerapkan lapisan pembatasan kedua untuk kustomisasi suara dan model AI on-device paling canggih.
Fitur seperti mengatur kecepatan bicara dan ekspresivitas suara Siri hanya tersedia di iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max, iPhone Air, iPad dengan chip M4 dan RAM minimal 12GB, Mac dengan chip M3 dan RAM 12GB, serta Apple Vision Pro M5. Artinya, pengguna iPhone 15 Pro sekalipun tidak bisa mengakses fitur ini.
Pendekatan ini mengingatkan pada strategi Apple dalam membedakan chipset standar dan Pro di lini MacBook. Namun, untuk asisten virtual yang seharusnya menjadi fitur dasar sistem operasi, pembatasan berlapis ini terasa lebih agresif.
Belum jelas seberapa besar dampak pembatasan model AI on-device terhadap performa Siri di perangkat kelas bawah yang kompatibel. Apple hanya menyebut model AI paling kuat dibatasi pada daftar perangkat premium yang sama dengan daftar fitur kustomisasi suara.
Bagi pasar Indonesia, daftar ini menjadi pertimbangan berat. iPhone 15 Pro yang menjadi tiket masuk termahal saat ini masih dibanderol di atas Rp 15 juta di jalur resmi. Sementara itu, pengguna iPhone 11, 12, 13, dan 14 yang jumlahnya masih sangat besar di Indonesia harus rela kehilangan akses ke fitur utama iOS 27.
Siri AI sendiri saat ini masih dalam tahap beta dan akan dirilis ke publik pada musim gugur tahun ini. Apple belum mengumumkan apakah akan ada perluasan dukungan ke perangkat lama melalui pembaruan berikutnya.