JAKARTA — Aksi borong saham oleh investor asing dan domestik langsung memicu gairah di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak bel pembukaan. Indeks LQ45 yang mewakili 45 saham unggulan ikut menghijau dengan kenaikan 5,46 poin atau 0,87 persen ke posisi 630,14.
Sayangnya, kegembiraan di lantai bursa tidak menular ke sektor mata uang. Rupiah memulai hari dengan langkah gontai, melorot 0,07 persen dari posisi penutupan sebelumnya di Rp 17.725 per dolar AS.
Selisih pergerakan kedua instrumen ini menunjukkan dinamika pasar keuangan yang bergerak dinamis pagi ini. Aliran modal masuk yang deras mendorong indeks, namun keperkasaan dolar AS di pasar global sukses menekan mata uang Garuda ke zona merah.
Para pelaku pasar kini terus memantau pergerakan IHSG dan rupiah hingga penutupan perdagangan sore nanti. Dua kekuatan yang berlawanan—aliran modal ke bursa dan tekanan dolar AS—menjadi penentu arah pasar keuangan Indonesia pada sesi perdagangan hari ini.