BANTEN — Kawasaki mengumumkan kehadiran kembali Ninja 300 di Amerika Serikat, motor yang secara teknis identik dengan Ninja 250 FI yang pernah beredar di Indonesia. Keputusan ini diambil setelah beberapa tahun model tersebut absen dari line-up global pabrikan asal Jepang itu.
Secara fundamental, Ninja 300 yang dihidupkan kembali ini bukanlah motor baru. Platformnya masih sama dengan Ninja 300 yang pertama kali meluncur pada 2012 lalu. Di Indonesia, motor ini lebih dikenal sebagai Ninja 250 FI yang menggunakan mesin 250 cc, sementara versi Amerika mengusung kapasitas 296 cc.
Perbedaan utama hanya terletak pada kapasitas mesin akibat regulasi emisi dan pajak di masing-masing negara. Untuk pasar Amerika, mesin 296 cc menghasilkan tenaga sekitar 39 daya kuda, sedikit lebih besar dari versi 250 cc yang hanya melepas 28 daya kuda di Indonesia.
Secara visual, Ninja 300 edisi baru ini mempertahankan garis desain khas Ninja era 2010-an dengan fairing tajam dan lampu depan dual. Tidak ada perubahan signifikan pada bodi atau grafis. Kawasaki sepertinya memanfaatkan kembali cetakan dan komponen lama untuk menekan biaya produksi.
Langkah ini menarik karena di saat pabrikan lain berlomba menghadirkan model sport 250-300 cc dengan desain futuristik dan fitur elektronik canggih, Kawasaki justru memutar balik ke formula lawas. Beberapa pengamat menilai ini sebagai strategi untuk mengisi celah pasar yang ditinggalkan oleh model sport entry-level yang harganya semakin mahal.
Kembalinya Ninja 300 di Amerika memicu pertanyaan apakah Kawasaki akan melakukan hal serupa di Indonesia. Saat ini, Ninja 250 FI sudah tidak lagi diproduksi dan digantikan oleh Ninja 250 yang menggunakan mesin baru 250 cc 4-tak DOHC 4 katup dengan pendingin cairan. Namun, model tersebut belum dijual di Indonesia.
Di pasar dalam negeri, segmen motor sport 250 cc kini didominasi oleh Honda CBR250RR dan Yamaha R25. Harga yang terus merangkak naik membuat daya beli konsumen di kelas ini menurun. Menghadirkan kembali Ninja 250 FI dengan harga yang lebih terjangkau bisa menjadi jurus jitu bagi Kawasaki untuk merebut pangsa pasar.
Hingga berita ini diturunkan, PT Kawasaki Motor Indonesia belum memberikan pernyataan resmi terkait kemungkinan membawa Ninja 300 ke Indonesia. Namun, sejarah menunjukkan bahwa banyak model Kawasaki yang dirilis di Amerika juga masuk ke Indonesia dengan penyesuaian kapasitas mesin.