YOGYAKARTA — CEO PT KSP Aggre Capital, Rian Hidayat, dinobatkan sebagai penerima Pemred Award 2026 untuk kategori Corporate Leadership The Best Communication. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Festival 3 Tahun Forum Pimred Multimedia Indonesia di Hotel Alana Yogyakarta pada Sabtu (18/7/2026). Penghargaan ini mengapresiasi kepemimpinannya dalam membangun komunikasi korporasi yang efektif sekaligus menghadirkan inovasi pembiayaan bagi pelaku UMKM di Indonesia.
Rian Hidayat dikenal sebagai pemimpin visioner dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri keuangan. Di bawah kepemimpinannya, PT KSP Aggre Capital berkomitmen menghadirkan solusi pendanaan yang mudah, cepat, dan terpercaya bagi masyarakat. Perusahaan ini kini telah memiliki hampir 100 karyawan serta jaringan kantor di Jakarta, Bandung, dan Bali.
Menurut Rian, selama bertahun-tahun ia melihat persoalan yang sama terus terjadi di sektor pembiayaan. Banyak pelaku UMKM yang memiliki usaha potensial, namun gagal memperoleh akses pendanaan karena sistem perbankan lebih menitikberatkan pada kelengkapan dokumen dan riwayat kredit dibandingkan potensi bisnis yang dimiliki.
Berangkat dari keprihatinan tersebut, Rian memutuskan meninggalkan karier profesionalnya untuk membangun PT KSP Aggre Capital dari nol. Langkah tersebut dilandasi tekad untuk menghadirkan lembaga pembiayaan yang lebih inklusif bagi pelaku usaha.
"Kami berkomitmen untuk menjadi jembatan antara kebutuhan finansial masyarakat dengan solusi pendanaan yang tepat dan terpercaya," ujar Rian.
Meski terus berkembang, perusahaan tetap memegang teguh misi awalnya, yakni memastikan tidak ada lagi UMKM yang memiliki potensi besar namun gagal berkembang hanya karena kesulitan mengakses pembiayaan. Rian menegaskan, penguatan sektor UMKM menjadi bagian penting dari visi perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Penghargaan Pemred Award 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi PT KSP Aggre Capital untuk terus berinovasi dan memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam mendukung pertumbuhan UMKM Indonesia. Perusahaan berencana memperluas akses pembiayaan yang sehat, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha lokal agar mampu beradaptasi menghadapi berbagai tantangan ekonomi.