BANTEN — Koreksi IHSG terjadi di tengah tekanan eksternal yang belum mereda. Konflik di Timur Tengah masih menjadi faktor utama yang membebani sentimen pasar global, termasuk bursa-bursa di kawasan Asia. Harga komoditas, terutama minyak dan batubara, menjadi perhatian karena pergerakannya memengaruhi sektor energi yang punya bobot besar di indeks.
Investor menantikan rilis data penjualan ritel Indonesia untuk periode Juli 2026. Data ini menjadi indikator penting untuk mengukur daya beli masyarakat di tengah tekanan inflasi dan suku bunga. Jika realisasi penjualan ritel di atas ekspektasi, sektor konsumer berpotensi menjadi penopang indeks.
Sebaliknya, jika data menunjukkan perlambatan, tekanan jual di saham-saham konsumer bisa menambah beban IHSG. Sektor perbankan dan konsumer selama ini menjadi dua pilar utama kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia.
Pergerakan harga minyak mentah dunia dan batubara akan dicermati pelaku pasar. Kedua komoditas ini berpengaruh langsung terhadap kinerja emiten energi yang terdaftar di BEI. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kerap memicu lonjakan harga minyak, yang di satu sisi menguntungkan emiten migas, namun di sisi lain membebani biaya energi sektor lain.
Untuk batubara, permintaan dari China dan India masih menjadi variabel utama. Jika harga batubara bertahan di level tinggi, emiten tambang batu bara berpotensi mencatat kinerja positif pada kuartal III 2026.
Sejumlah sekuritas merilis rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini. Berikut ringkasannya:
Volatilitas IHSG diperkirakan masih tinggi dalam beberapa sesi ke depan. Selain faktor eksternal, pasar juga menanti arah kebijakan suku bunga Bank Indonesia dan realisasi belanja pemerintah yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi.
Investor disarankan menjaga porsi kas dan tidak agresif masuk ke pasar dalam satu waktu. Strategi average down hanya cocok untuk saham dengan fundamental kuat dan likuiditas tinggi.
Dari sisi teknikal, level support IHSG berada di kisaran 6.600-6.650, sementara resistance di 6.750-6.800. Breakout ke atas resistance bisa membuka ruang penguatan lebih lanjut.
Investasi mengandung risiko.