TANGERANG — Manajemen Dewa United Banten mengontrak David Singleton selama satu musim. CEO Dewa United Michael Oliver Wellerz menilai pelatih berkebangsaan Amerika Serikat itu punya kompetensi untuk menakhodai tim pada musim 2027.
Singleton bukan nama baru di kompetisi basket Indonesia. Ia telah berkarier di Tanah Air sejak 2020 dan membawa Prawira menjadi juara pada 2023.
Sepanjang 2021 hingga 2024, Singleton meraih empat penghargaan pelatih terbaik secara beruntun.
Singleton menyebut investasi besar klub terhadap pembinaan pemain menjadi pertimbangan utamanya menerima tawaran Dewa United Banten.
Menurutnya, Dewa United serius mengembangkan pemain senior maupun pemain muda. Lingkungan itu dinilainya cocok dengan cara kerjanya sebagai pelatih.
"Sebagai pelatih basket, saya senang mengembangkan pemain. Menurut saya, ini lingkungan terbaik untuk melakukan hal tersebut," ucapnya.
Singleton tidak ingin sekadar meloloskan Dewa United ke babak playoff. Ia menargetkan tim melangkah sejauh mungkin di musim pertamanya.
"Saya tidak datang ke sini hanya untuk finis di posisi kelima dan kemudian tersingkir pada babak pertama. Kami datang untuk mencoba melangkah sejauh mungkin dan memenangkan kejuaraan," ujarnya.
Target itu sejalan dengan penilaian manajemen. Wellerz menyatakan Singleton cukup kompeten untuk membawa Dewa United meraih gelar juara IBL 2027.
"Kita lihat juga dia cukup oke. Coach Dave cukup kompeten untuk menakhodai Dewa United di musim 2027 ini, itu saja sih sebenarnya," ujar Wellerz.
Singleton akan dibantu tiga asisten pelatih selama menangani Dewa United Banten. Yurifan Hosen dan Andri Malay masuk dalam jajaran staf kepelatihan, begitu pula Gustas Maskoliunas.
Kombinasi pelatih kepala berpengalaman dan asisten lokal diharapkan mempercepat adaptasi tim menghadapi musim IBL 2026/2027.
Dewa United Banten belum merinci agenda persiapan jelang kompetisi bergulir. Manajemen memastikan seluruh program latihan mengacu pada target juara yang sudah ditetapkan.