Jababeka Akuisisi 51% Saham Kawasan Industri Seafer Rp340,86 Miliar, KIJA Rebound 8%

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Senin, 05 Oktober 2026 | 11:22:31 WIB
Saham KIJA menguat 8 persen ke Rp163 pada perdagangan Senin (5/10/2026) pukul 11:10 WIB.

BANTEN — Saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) menguat 8 persen ke level Rp163 pada perdagangan Senin (5/10/2026) pukul 11:10 WIB, dipicu akuisisi saham mayoritas PT Kawasan Industri Seafer (KIS). Akuisisi dilakukan melalui anak usaha PT Indocargomas Persada (IP) yang menandatangani Akta Jual Beli pada 1 Oktober 2026. Nilai transaksi pengambilalihan 51 persen saham KIS itu mencapai Rp340,86 miliar.

Penguatan saham KIJA terjadi di tengah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang volatil. Kenaikan ini tergolong rebound karena dalam sebulan terakhir harga saham perseroan sudah turun 20 persen. Jika dihitung dari rekor tertinggi yang diraih pada 2026 di level Rp364, penurunannya mencapai 56 persen.

Rincian Akuisisi 51 Persen Saham KIS

Berdasarkan Akta Jual Beli, IP membeli dan mengambil alih 340.863.090 saham KIS yang mewakili 51 persen dari total modal ditempatkan dan disetor KIS. Saham tersebut dibeli dari PT Seafer Lumina Capital (SLC), pemegang saham KIS.

IP merupakan anak usaha yang 100 persen sahamnya dimiliki perseroan, baik langsung maupun tidak langsung. Dengan struktur ini, Jababeka mengendalikan KIS melalui entitas anak tanpa harus membeli saham secara langsung.

Posisi Harga Saham KIJA

  • Harga saat perdagangan tengah hari: Rp163 per saham
  • Kenaikan harian: 8 persen
  • Penurunan sebulan terakhir: 20 persen
  • Penurunan dari rekor tertinggi 2026 (Rp364): 56 persen

Level Rp163 menempatkan harga saham KIJA jauh di bawah puncaknya pada 2026. Pergerakan ini menunjukkan pasar masih mencerna dampak akuisisi terhadap kinerja perseroan ke depan.

Arti Akuisisi bagi Pemegang Saham

Pengambilalihan KIS menambah portofolio kawasan industri Jababeka melalui entitas anak. Bagi investor, langkah ini menjadi sinyal ekspansi perseroan di sektor kawasan industri, meski kontribusinya terhadap pendapatan perseroan belum dapat dipastikan dari keterbukaan informasi yang ada.

Pasar tampaknya merespons positif kabar tersebut, terlihat dari kenaikan harga saham KIJA di tengah IHSG yang bergerak volatil. Namun, rebound ini perlu dilihat dalam konteks tren penurunan harga saham perseroan yang masih berlangsung dalam sebulan terakhir.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: idxchannel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top