PANDEGLANG — Upacara Peringatan Hari Santri Nasional ke-12 di Kabupaten Pandeglang diikuti ribuan santri bersama masyarakat setempat. Selain Wagub Banten Ahmad Dimyati Natakusumah, acara di Alun-alun Pandeglang itu dihadiri pimpinan pondok pesantren, Majelis Ulama Indonesia (MUI), organisasi kemasyarakatan (Ormas), serta Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kabupaten Pandeglang.
Pandeglang menyandang julukan Kota Sejuta Santri dan Seribu Ulama. Julukan itu dinilai membawa tanggung jawab sejarah agar peringatan Hari Santri tidak berhenti sebagai acara seremonial.
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menyampaikan amanat sebagai pembina upacara. Ia menekankan Hari Santri sebagai momentum mengenang jasa para pahlawan dan ulama pendahulu.
"Hari Santri ini merupakan momen penting untuk mengenang para pendahulu. Kita harus meneruskan perjuangan dan pengabdian untuk bangsa Indonesia. Santri memiliki tanggung jawab menguatkan negeri dengan semangat spiritual dan akhlak mulia," ujar Raden Dewi Setiani dalam amanatnya.
Raden Dewi menambahkan, santri di era modern dituntut tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Kemampuan itu dinilai perlu agar santri mampu menghadirkan solusi atas berbagai permasalahan bangsa, berinovasi, serta terus berkarya.
"Pesantren memiliki kontribusi besar dalam mencerdaskan karakter bangsa. Hari Santri bukan hanya milik santri, melainkan milik kita seluruh masyarakat Indonesia. Hubbul wathan minal iman, mencintai tanah air adalah sebagian dari iman," tegasnya.
Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati Natakusumah memberikan sambutan dan mengapresiasi antusiasme serta ketertiban para santri Pandeglang yang hadir. Menurutnya, santri merupakan calon pemimpin agama dan pemimpin bangsa yang amanah, siddiq, tablig, dan fathanah.
"Santri adalah calon pemimpin agama dan pemimpin bangsa yang amanah, siddiq, tablig, dan fathanah. Melihat santri-santri di Pandeglang rasanya begitu adem dan sejuk. Pandeglang telah banyak melahirkan tokoh-tokoh besar di republik ini," puji Wagub Banten.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran kegiatan peringatan HSN di Pandeglang, Wagub Banten menyerahkan bantuan kegiatan sebesar Rp10 juta.
Ketua Pelaksana HSN Pandeglang Muamar menegaskan pentingnya peran santri dalam pembangunan bangsa. Menurutnya, santri memiliki keunggulan intelektual dan spiritual yang kuat untuk membawa kemajuan bagi negeri.
Rangkaian upacara peringatan Hari Santri Nasional ke-12 di Pandeglang berlangsung lancar dan penuh khidmat. Acara diwarnai semangat kebangsaan dan ditutup dengan doa bersama.