Tol Serang-Panimbang Seksi 3 Pasang 168 Segmen Baja, Bobot Terberat 240 Ton

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Selasa, 03 November 2026 | 22:01:01 WIB
Pekerja memasang gelagar kotak baja pada Tol Serang-Panimbang Seksi 3 yang terdiri atas 168 segmen.

LEBAK — Pemasangan gelagar kotak baja pada Tol Serang-Panimbang Seksi 3 dikerjakan secara terintegrasi, mulai dari fabrikasi di pabrik, pengiriman, perakitan, hingga pemasangan di lapangan. Struktur yang ditangani terdiri atas empat bentang dengan panjang masing-masing 70 meter.

Setiap bentang memuat enam jalur gelagar, sehingga total ada 24 jalur gelagar yang tersusun dari 168 segmen. Komponen terberat memiliki bobot 240 ton.

Kapasitas Pabrik Majalengka 65 Ribu Ton Baja per Tahun

Pabrik Fabrikasi Baja WIKAIKON di Majalengka memproduksi seluruh komponen dengan kapasitas hingga 65 ribu ton baja per tahun. Setiap komponen melewati pemeriksaan mutu untuk memastikan material, dimensi, sambungan, dan bentuk struktur sesuai spesifikasi teknis proyek.

Setelah fabrikasi rampung, gelagar dikirim ke lokasi proyek memakai kendaraan angkut khusus beroda banyak. Pengangkatan dan pemasangan dilakukan dengan crane berkapasitas 450 ton dan 500 ton.

Tim proyek memeriksa kesiapan struktur, peralatan angkat, jalur perpindahan, dan area kerja sebelum pengangkatan. Pemeriksaan itu untuk memastikan proses pemasangan berjalan aman dan presisi.

Empat Bentang, Enam Jalur Gelagar per Bentang

Pekerjaan struktur baja ini menjadi bagian dari pembangunan Tol Serang-Panimbang Seksi 3 Fase 2 Paket 1. Infrastruktur tersebut diproyeksikan memperlancar mobilitas warga serta distribusi barang menuju kawasan industri dan destinasi wisata di Banten Selatan.

Direktur Utama WIKAIKON Tri Prabowo menyatakan keterlibatan perusahaan menunjukkan kemampuan menangani pekerjaan struktur baja dengan kompleksitas tinggi.

"Pekerjaan Steel Box Girder pada Proyek Tol Serang–Panimbang menjadi salah satu wujud kemampuan WIKAIKON dalam menghadirkan solusi struktur baja secara terintegrasi, mulai dari proses fabrikasi hingga pemasangan di lapangan," ungkap Tri Prabowo dalam keterangan tertulis, Selasa, 3 November 2026.

Standar Mutu dan K3 Pakai ISO 9001, 14001, 45001

WIKAIKON menerapkan sistem manajemen mutu, lingkungan, serta keselamatan dan kesehatan kerja yang mengacu pada ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001. Perusahaan juga menjalankan SMK3 sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012.

"Dengan dukungan fasilitas produksi, kompetensi engineering, kesiapan peralatan, serta penerapan standar mutu dan keselamatan kerja, kami berkomitmen menghasilkan pekerjaan yang berkualitas, presisi, dan memenuhi kebutuhan proyek," tutup Tri Prabowo.

Pemasangan struktur baja menjadi tahap lanjutan sebelum pekerjaan badan jalan dan finishing Seksi 3 Fase 2 Paket 1 rampung. Belum ada keterangan resmi soal target penyelesaian seluruh paket pekerjaan.

Reporter: Ginanjar Raharjo
Sumber: metrotvnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top