Pencarian

AMD EPYC Venice 256-Core Diklaim 3,3x Lebih Kencang dari Nvidia Vera di Rak Server 100kW — Tapi Ini Baru Simulasi

Rabu, 10 Juni 2026 • 23:28:32 WIB
AMD EPYC Venice 256-Core Diklaim 3,3x Lebih Kencang dari Nvidia Vera di Rak Server 100kW — Tapi Ini Baru Simulasi
Prosesor AMD EPYC Venice 256-core diuji simulasi performa dalam rak server 100kW.

BANTEN — Perang performa prosesor data center memasuki babak baru. AMD merilis hasil benchmark perdana untuk lini EPYC 'Venice', prosesor pertama dengan arsitektur Zen 6. Dalam pengujian pekan ini, AMD menyebut prosesor flagship 256-core miliknya mampu mengungguli Nvidia Vera dengan rasio 3,3:1 dalam konfigurasi rak server dengan batas daya 100kW.

Metodologi Pengujian: Bukan Head-to-Head Biasa

Hasil ini bukan perbandingan langsung antar dua prosesor dalam satu sistem yang sama. AMD menggunakan metodologi simulasi yang kompleks. Perusahaan menghitung estimasi daya berdasarkan TDP prosesor dan komponen tambahan, lalu menentukan jumlah node (sistem 2 soket per node) yang muat dalam batas daya 100kW.

AMD kemudian mengalikan jumlah node dengan performa node tunggal dari beberapa tolok ukur. Untuk data performa Vera, AMD tidak memiliki akses ke chip tersebut secara langsung. Mereka menggunakan benchmark Nvidia Grace yang dikalikan dengan faktor skala 1,63x berdasarkan hasil pengujian Vera dari Phoronix.

Untuk hasil EPYC Venice 256-core, AMD mengaku menggunakan faktor skala 1,7x dari EPYC 9965 ditambah "pengujian internal." AMD secara gamblang menyatakan hasil ini "dimaksudkan untuk memberikan perbandingan arah, bukan tolok ukur rak yang terukur langsung."

Bukan Sekadar Perkalian Linear

Metodologi ini memiliki kelemahan yang diakui AMD sendiri. Performa tidak bisa dinaikkan secara linear dari satu node ke seluruh rak. Faktor interkoneksi antar prosesor, keterbatasan termal, dan pasokan daya akan memengaruhi hasil sesungguhnya saat sistem dijalankan dalam skala penuh.

Meski demikian, langkah ini jelas merupakan respons AMD terhadap publikasi benchmark Vera yang dikurasi Nvidia dan dirilis oleh Phoronix. AMD ingin membangun momentum menjelang acara Advancing AI bulan depan, di mana detail lebih lanjut soal Venice, Zen 6, dan peta jalan enterprise akan diungkap.

Beban Kerja yang Diuji

AMD membingkai hasil ini untuk konteks AI agen, namun tolok ukur yang digunakan justru berfokus pada tugas data center umum. Tolok ukur utama berasal dari SPEC CPU 2017 yang mengukur throughput integer. Selain itu, AMD juga menggunakan beberapa benchmark lain:

  • Server-side Java berbasis SPECjbb 2015
  • WRK Tool untuk mengukur beban server web NGINX
  • Redis-benchmark untuk beban kerja in-memory
  • Memory caching dengan Memcached
  • Performa database dengan TPROC-C di MySQL

Apa Artinya bagi Pasar Data Center?

Klaim AMD ini perlu disikapi dengan hati-hati. Tanpa pengujian langsung di rak server nyata, angka 3,3x masih bersifat teoretis. Namun, langkah ini menunjukkan AMD serius menantang dominasi Nvidia di segmen prosesor data center, terutama untuk beban kerja AI dan komputasi performa tinggi.

Kita tunggu pengumuman resmi di acara Advancing AI bulan depan. Saat itulah kita bisa melihat apakah EPYC Venice benar-benar bisa merealisasikan klaim tersebut dalam implementasi nyata.

Bagikan
Sumber: tomshardware.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks