TANGERANG SELATAN — Kontingen karate Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi bergabung dalam rombongan atlet yang akan berlaga di POPDA Banten 2026. Pelepasan atlet dipusatkan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel, bersamaan dengan sejumlah cabang olahraga lain yang sudah lebih dulu bertanding.
Jadwal Pertandingan Karate: Dua Hari Perebutan Medali
Ketua Harian Forki Tangsel Dadang Rahayu mengatakan, cabang karate akan memulai tahapan teknikal meeting (TM) pada hari ini sebagai persiapan akhir. Pertandingan baru akan berlangsung pada Senin dan Selasa pekan depan.
“Karate mulai hari ini akan diadakan TM untuk persiapan hari Senin. Karena hari Senin sudah mulai, karate itu dua hari, akan diselenggarakan hari Senin dan hari Selasa,” ujarnya.
17 Atlet dan 6 Ofisial Siap Bertanding di Semua Nomor
Forki Tangsel mengirimkan total 17 atlet yang didampingi enam ofisial. Seluruh nomor pertandingan, baik kata maupun kumite, putra dan putri, termasuk nomor beregu, diisi oleh kontingen Tangsel.
“Yang terdaftar ada 17 atlet dan ofisialnya sekitar enam. Ada kelas kata, kumite, dan beregu putra putri, semuanya kita isi. Mudah-mudahan atlet-atlet ini bisa mendapat yang terbaik,” kata Dadang.
Target Juara Umum dan Regenerasi Atlet Muda
Usai pertandingan, para atlet dijadwalkan kembali ke Tangerang Selatan pada Rabu. Optimisme tinggi disampaikan jajaran Forki Tangsel untuk membawa pulang gelar juara umum.
“Keberangkatan pulang hari Rabu, mudah-mudahan kita bisa mencapai juara umum,” ucap Dadang.
Sementara itu, Ketua Bidang Prestasi Forki Tangsel Shihan Aji menyebut persiapan atlet telah dilakukan secara maksimal. Ia mengakui sebagian besar atlet yang dikirim merupakan wajah baru, namun hal itu justru menjadi bagian dari proses regenerasi.
“Persiapannya sudah maksimal walaupun banyak atlet baru. Ini juga menjadi bagian dari kaderisasi untuk POPDA berikutnya,” ujarnya.
Mengapa POPDA Banten 2026 Jadi Ajang Krusial bagi Atlet Pelajar?
POPDA Banten merupakan ajang olahraga pelajar tingkat provinsi yang menjadi batu loncatan bagi atlet muda untuk menembus level nasional. Bagi Forki Tangsel, keikutsertaan di ajang ini tidak hanya soal mengejar medali, tetapi juga membangun fondasi prestasi jangka panjang. Dengan mayoritas atlet baru, hasil di POPDA 2026 akan menjadi tolok ukur pembinaan karate di Kota Tangerang Selatan ke depan.