HO CHI MINH CITY — Nguyen Minh Triet, siswa kelas dua di Sekolah Dasar Vinschool Central Park, menorehkan prestasi langka di usianya yang baru tujuh tahun. Ia dinobatkan sebagai juara termuda yang secara berturut-turut meraih medali emas di tiga olimpiade matematika internasional bergengsi: HKIMO (Hong Kong), TIMO (Thailand), dan BBB (Big Bay Bei). Seluruh kompetisi tersebut digelar dalam format terpusat di luar negeri.
Lebih dari 50 Kompetisi Nasional dan Internasional Dimenangkan
Tidak hanya unggul di matematika, Triet juga berulang kali menjadi juara pertama di lebih dari 50 kompetisi nasional dan internasional di bidang sains, ilmu komputer, bahasa Inggris, olahraga, dan seni. Ia mampu berkomunikasi lancar dalam bahasa Inggris dan Mandarin, serta mahir memainkan piano, ukulele, melodika, dan drum.
Bakatnya merambah ke seni pertunjukan. Bocah ini juga bermusik, bernyanyi, dan nge-rap dalam tiga bahasa, serta telah menekuni breakdance selama bertahun-tahun. Di bidang akademik, Triet masuk dalam peringkat 1% teratas siswa ilmu komputer di Vinschool dan terpilih mengikuti pelatihan intensif sebagai tokoh penyebar nilai pendidikan positif.
Enam Sekolah Bersedia Memberi Beasiswa hingga Kelas 12
Prestasi itu mengantarkan Triet menerima puluhan beasiswa dari berbagai lembaga pendidikan. Beberapa sekolah dengan kurikulum internasional seperti IB dan AP bahkan bersedia memberikan beasiswa yang berlangsung hingga akhir sekolah dasar, atau hingga akhir sekolah menengah atas.
Futures Institute, Sekolah Elit Vietnam, misalnya, mensponsori beasiswa 80 persen hingga kelas 12 dengan perkiraan total nilai hampir 5 miliar VND. Sekolah Amerika (TAS) memberikan beasiswa hingga kelas 12 senilai sekitar 3,3 miliar VND. SNA International School juga memberikan beasiswa hingga kelas 12 dengan total sekitar 3 miliar VND.
Selain itu, Triet menerima beasiswa dari The International School (TIS), Blue Ridge International School (BRIS), AVS International School, Viet Au International School (VAUIS), B.SCHOOL, dan Hanoi Star School.
Orang Tua: Hal Paling Berharga Bukan Angka
Keluarga Nguyen Minh Triet menegaskan bahwa pendekatan pendidikan mereka berpusat pada menghormati minat dan bakat anak. "Orang tua dapat mendukung dan membimbing anak-anak mereka, tetapi mereka tidak dapat memaksa anak-anak jika mereka tidak benar-benar tertarik," ujar pihak keluarga. "Ketika anak-anak menemukan sesuatu yang mereka sukai, mereka akan termotivasi sendiri, proaktif, dan memiliki dorongan untuk berusaha setiap hari."
Setiap sekolah memiliki filosofi dan standar pendidikan yang unik. Untuk mendapatkan beasiswa penuh, siswa harus memenuhi kriteria evaluasi ketat dari panitia penerimaan, mulai dari kemampuan akademis, bahasa, pemikiran logis, bakat artistik, hingga kualitas pribadi. Raihan Triet dinilai mencerminkan pengakuan para pendidik terhadap kemampuannya yang komprehensif dan kesiapannya beradaptasi dengan berbagai lingkungan belajar.