Pencarian

Pemkot Tangsel Siapkan Halte dan Marka Jalan: rute Angkot Pondok Cabe-Alam Sutera Segera Beroperasi

Jumat, 21 Agustus 2026 • 14:10:02 WIB
Pemkot Tangsel Siapkan Halte dan Marka Jalan: rute Angkot Pondok Cabe-Alam Sutera Segera Beroperasi
Pemkot Tangsel Siapkan Halte dan Marka Jalan: rute Angkot Pondok Cabe-Alam Sutera Segera Beroperasi

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyiapkan penataan infrastruktur pendukung menyusul rencana uji coba trayek angkutan umum yang menghubungkan Pondok Cabe menuju Alam Sutera. Rute baru yang masuk dalam Rencana Umum Trayek Jalan (RUTJ) 2025 ini akan diuji coba selama tiga bulan menggunakan armada Toyota Hiace sebelum nantinya diganti bus berukuran tiga perempat.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyebut minat pengusaha jasa transportasi untuk menggarap trayek baru ini merupakan langkah positif bagi pengembangan angkutan umum di wilayahnya.

TANGERANG SELATAN — Uji coba trayek angkutan umum yang melintasi Pondok Cabe hingga Alam Sutera dijadwalkan berlangsung tiga bulan ke depan. Pemkot Tangsel memastikan kesiapan infrastruktur pendukung di sepanjang koridor, mulai dari halte, bus stop, hingga marka jalan.

Ini juga kita apresiasi langkah teman-teman dari perusahaan terkait," ujarnya di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Kamis (20/8/2026). "Satu per satu trayek kita alhamdulillah diminati oleh teman-teman dari pengusaha jasa transportasi umum.

Penataan Infrastruktur Menyusul Hasil Uji Coba

Pemkot Tangsel menegaskan penataan menyeluruh baru akan dieksekusi setelah evaluasi uji coba rampung. Pilar menjelaskan, keputusan untuk membenahi halte dan marka jalan bergantung pada respons penduduk terhadap layanan ini.

"Nanti ke depan kalau sudah fix, misalkan, kita juga mau menjalankan penataan jalannya sepanjang koridor, apakah haltenya, bus stop-nya, marka jalannya dan sebagainya," kata Pilar.

Armada Awal Pakai Hiace, Bus 3/4 Menyusul

"Untuk awalan mereka ingin trial and error dulu, uji coba dulu menggunakan Hiace untuk belakangan ini. Jadi nanti ditentukan berapa besarannya dan lain sebagainya," jelas Pilar. Tapi ke depan menggunakan bus 3/4 kalau enggak salah, itu BRT masuknya kan.

Tahap awal tidak menggunakan bus besar. Operator justru memilih Toyota Hiace sebagai armada uji coba untuk mengukur animo masyarakat terhadap rute anyar ini.

"Saya pakai dua sampai tiga Hiace dulu, Pak. Coba dulu," ujarnya. Kan masih trial. Kan belum tahu masyarakat seperti apa, peminatnya. Masih sedikit-sedikit dulu.

Jumlah itu bisa bertambah jika permintaan penumpang tinggi selama masa percobaan. Direktur Utama Jempol Trans Jimi Wijaya menyiapkan dua hingga tiga unit Hiace untuk tahap awal.

Sosialisasi ke Pengembang dan Pengusaha Angkutan Lama

Sebelum roda uji coba berputar, Pemkot Tangsel melaksanakan sosialisasi dengan pengembang perumahan, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta pengusaha angkutan umum yang sudah beroperasi lebih dulu. Langkah ini ditempuh agar rute baru tidak memicu konflik dengan layanan eksisting.

"Nanti setelah sosialisasi dilakukan, ya itu uji coba dulu selama tiga bulan, tapi tidak menggunakan bus yang direncanakan," tutur Pilar.

"Jadi nanti kita lihat minat publik Kota Tangsel seperti apa, kemudian tarifnya juga seperti apa," pungkasnya.

Hasil uji coba nantinya menjadi bahan evaluasi menyeluruh, termasuk penentuan tarif, waktu tempuh, dan titik penjemputan penumpang.

Follow katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekbisbanten.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks