SERANG — Lima ruas jalan yang dibangun itu meliputi akses Pelabuhan Karangantu di Kecamatan Kasemen, Jalan Pejuang 45, ruas Desa Kalanganyar, Pakupatan-Bendung, serta Kasemen-Warung Jaud. Kelimanya dinilai punya peran langsung terhadap mobilitas warga sehari-hari.
"Untuk tahun 2025, panjang jalan yang terealisasi kurang lebih 4,6 kilometer, yang tersebar di lima ruas," kata Iwan, Rabu, 30 September 2026.
Ruas Mana Saja yang Dibangun pada 2025?
Lima ruas yang rampung pada 2025 itu tersebar di beberapa kecamatan dengan karakter berbeda. Akses Pelabuhan Karangantu di Kasemen, misalnya, menjadi jalur utama kendaraan pengangkut hasil laut menuju pelabuhan.
Sementara Jalan Pejuang 45 dan ruas Desa Kalanganyar berada di kawasan yang padat aktivitas warga. Adapun Pakupatan-Bendung dan Kasemen-Warung Jaud menghubungkan kawasan permukiman dengan pusat kegiatan ekonomi.
Iwan menyatakan pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi Banten terhadap peningkatan infrastruktur di Kota Serang.
Jalan Menuju Sayar hingga Dalung-Karundang Masuk Rencana 2026
Pada 2026, sejumlah ruas jalan kembali direncanakan mendapat bantuan pembangunan dari Pemprov Banten. Salah satunya penambahan ruas menuju Sayar dengan panjang sekitar satu kilometer.
Selain itu, terdapat ruas Ciracas-Cibara serta Jalan Karundang yang masuk dalam ruas Dalung-Karundang. Iwan menyebut ruas Dalung-Karundang panjangnya sekitar tiga kilometer.
"Untuk ruas Dalung-Karundang panjangnya sekitar tiga kilometer. Jadi, kalau ditotal, untuk Sayar sekitar satu kilometer dan Dalung-Karundang sekitar tiga kilometer," ujarnya.
Kaligandu-Trondol 1,3 Kilometer Masuk Perubahan Anggaran
Pembangunan juga mencakup ruas Kaligandu-Trondol dengan panjang sekitar 1,3 kilometer. Pekerjaan tersebut masuk dalam perubahan anggaran tahun ini.
Dengan demikian, sejumlah ruas yang masuk dalam rencana pembangunan 2026 mencakup Sayar, Dalung-Karundang, Ciracas-Cibara, Karundang, hingga Kaligandu-Trondol.
"Kalau untuk total nilai anggarannya, itu berasal dari provinsi," katanya.
Belum ada rincian nilai anggaran yang disebutkan untuk tiap ruas. Pemerintah Kota Serang menyebut sumber pendanaan seluruh pekerjaan tersebut berasal dari Pemerintah Provinsi Banten.