SERANG — Ratusan tokoh masyarakat, warga, dan mitra perumahan dijadwalkan menghadiri peluncuran township HWB Serang besok. Kawasan ini dikembangkan oleh PT Hunian Warisan Bangsa dengan dukungan Program Kemitraan UMKM LippoLand dan dirancang sebagai kota mandiri yang mampu menampung lebih dari 30.000 penduduk.
Manajemen HWB Serang menyebutkan rumah yang dipasarkan dibanderol mulai Rp101 juta dengan status Sertifikat Hak Milik (SHM). Pembeli bisa memilih tipe satu hingga tiga kamar tidur yang mengedepankan pencahayaan alami, sirkulasi udara, area parkir mobil, dan beberapa unit dilengkapi halaman belakang.
Tenor pembayaran mencapai 20 tahun dengan cicilan mulai Rp700 ribu per bulan. Skema cicilan tetap berlaku selama 40 bulan. Pembeli juga dibebaskan dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Meski mengusung konsep hunian terjangkau, kawasan ini telah dilengkapi Toko MAMA, FMX convenience store, dan Bank Nobu. Siloam Clinic juga akan segera hadir sebagai layanan kesehatan di dalam kawasan.
Pendopo HWB Serang menjadi pusat aktivitas masyarakat dengan tenant makanan dan minuman yang mulai beroperasi bertepatan dengan peluncuran. Tujuh unit rumah contoh sudah bisa dilihat langsung. Kantor pemasaran dan Balai Madinah buka setiap hari pukul 07.00 hingga 21.00 WIB.
Pada hari peresmian, HWB Serang menggelar pesta rakyat dengan hiburan musik, aktivitas komunitas, promo belanja di Toko MAMA, dan pertunjukan kembang api malam hari. Pemesanan unit bisa dilakukan dengan booking fee Rp750 ribu untuk reguler dan Rp1 juta untuk jalur fast lane, dengan uang muka yang diklaim terjangkau.
Manajemen HWB Serang mengundang masyarakat datang langsung ke lokasi untuk melihat rumah contoh dan merasakan fasilitas yang tersedia sejak hari pertama. Pengembangan ini melanjutkan kesuksesan HWB Purwakarta yang telah mencatat penjualan lebih dari 2.000 unit dan kini berkembang menjadi pusat aktivitas masyarakat dengan fasilitas komersial, layanan keuangan, pusat kuliner, hingga sarana olahraga dan ibadah.