Harga Emas Antam di Banten Naik Rp10.000 per Gram, Buyback Tembus Rp2.370.000

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Senin, 27 Juli 2026 | 15:02:32 WIB
Harga emas Antam di Banten tercatat naik Rp10.000 per gram menjadi Rp2.622.000 per gram.

JAKARTA — Kenaikan ini juga diikuti oleh harga pembelian kembali (buyback) yang naik ke level Rp2.370.000 per gram. Artinya, bagi warga Banten yang hendak menjual kembali emas batangan ke Antam, nilai yang diterima per gramnya mencapai angka tersebut.

Kenaikan harga emas Antam terjadi di tengah fluktuasi harga logam mulia global yang masih bergerak dinamis. Meski demikian, Antam menegaskan bahwa harga emas batangan yang tercantum dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Simulasi Investasi: Berapa Rupiah untuk 1 Gram?

Bagi masyarakat Banten yang berniat membeli emas sebagai investasi, berikut rincian harga untuk berbagai ukuran yang berlaku pagi ini:

  • 0,5 gram: Rp1.361.000
  • 1 gram: Rp2.622.000
  • 2 gram: Rp5.184.000
  • 3 gram: Rp7.751.000
  • 5 gram: Rp12.885.000
  • 10 gram: Rp25.715.000
  • 25 gram: Rp64.162.000
  • 50 gram: Rp128.245.000
  • 100 gram: Rp256.412.000
  • 250 gram: Rp640.765.000
  • 500 gram: Rp1.281.320.000
  • 1.000 gram: Rp2.562.600.000

Pajak Pembelian dan Buyback, Wajib Tahu Sebelum Transaksi

Perlu dicermati, setiap transaksi pembelian emas batangan Antam dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,25 persen dari harga dasar yang tertera di laman resmi. Pajak ini sudah termasuk dalam harga jual yang tercantum.

Sementara itu, untuk transaksi buyback atau penjualan kembali emas ke Antam dengan nilai di atas Rp10.000.000, akan dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pajak tersebut langsung dipotong dari total nilai transaksi saat pelaksanaan buyback.

Kebijakan perpajakan ini penting diperhatikan oleh investor emas di Banten agar tidak salah dalam menghitung potensi keuntungan atau kerugian saat menjual kembali logam mulia yang dimiliki.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top