TANGERANG — Turnamen padel profesional berskala internasional, FIP Bronze Banten 2026, yang berlangsung di Dewa United Padel, Kabupaten Tangerang, menjadi ajang perdana bagi Fitriani Sabatini. Meski gagal melaju ke partai final, ia mengaku pengalaman bertanding melawan pemain asing menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas permainan.
Kekalahan di Semifinal: Lawan Lebih Hafal Pantulan Kaca
Fitriani yang berpasangan dengan pemain Venezuela, Jessica Lucinda Palma Cruz, harus mengakui keunggulan pasangan Victoria Kurz (Jerman) dan Marcella Koek (Belanda) di babak semifinal.
"Lawan orang luar negeri cukup tough (keras) dan berat, karena mereka sudah hafal sekali dengan pantulan kaca dan penempatan bola," ungkap Fitriani di Tangerang, Minggu (19/7/2026).
Apa yang Membedakan Pemain Asing?
Menurut Fitriani, pemain internasional memiliki keunggulan dalam membaca arah bola dan memanfaatkan area lapangan secara maksimal. Ia membandingkan gaya bermain mereka dengan pemain tenis yang lebih terukur.
"Lawan-lawannya cukup seperti main tenis, jadi kita bisa baca semua bola. Cuma kalau sudah lawannya orang luar negeri, cukup tough, cukup berat, karena mereka sudah hafal kaca dan penempatan bolanya," katanya.
Resep Mengejar Level Internasional: Latihan Fisik dan Jam Terbang
Usai turnamen, Fitriani langsung mengidentifikasi sejumlah aspek yang harus diperbaiki. Prioritas utamanya adalah menambah volume dan kualitas latihan, serta memperbanyak jam terbang alias pengalaman bertanding.
"Mungkin selain itu saya akan fokus pada penguatan fisik dan ketahanan mental agar lebih stabil saat menghadapi tekanan di lapangan," tuturnya.
Ia mengaku kekalahan di semifinal justru memicu motivasi lebih besar untuk terus berjuang dan memperbaiki kekurangan.
Harapan: Ada Lagi Turnamen FIP di Indonesia
Fitriani berharap Federasi Padel Internasional (FIP) kembali menggelar turnamen serupa di Tanah Air, khususnya di Jakarta atau Banten. Ia menargetkan bisa meraih gelar juara di ajang internasional ke depannya.
"Ke depannya saya sangat ingin bisa juara di FIP. Harapan saya tentu ada lagi turnamen FIP di Indonesia, dan saya bisa meraih gelar juara," kata dia.
Sebagai informasi, FIP Bronze Banten 2026 diikuti oleh 34 pasangan putri dan 108 pasangan putra dari berbagai negara. Ajang yang berlangsung sejak 13 hingga 19 Juli 2026 ini menjadi salah satu momentum penting bagi perkembangan olahraga padel di Indonesia.