Pencarian

Pemkab Serang Jadikan Festival Ciomas Ngabring 2026 Kick Off HUT ke-500, Target Ekonomi UMKM Tergerak

Minggu, 19 Juli 2026 • 23:14:02 WIB
Pemkab Serang Jadikan Festival Ciomas Ngabring 2026 Kick Off HUT ke-500, Target Ekonomi UMKM Tergerak
Bupati Serang membuka Festival Ciomas Ngabring 2026 sebagai rangkaian awal peringatan HUT ke-500 Kabupaten Serang.

SERANG — Pemerintah Kabupaten Serang secara resmi menetapkan Festival Ciomas Ngabring 2026 sebagai penanda awal rangkaian peringatan Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang yang puncaknya jatuh pada 8 Oktober 2026. Festival yang digelar di Kampung Sanepa Ciwaru, Desa Sukabares, Kecamatan Ciomas ini menyajikan tari silat kolosal dan tradisi makan 6.000 paket karedok.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan bahwa pergelaran seni budaya yang mampu menyedot massa dalam jumlah besar berbanding lurus dengan peningkatan pendapatan pedagang kecil hingga menengah di wilayah sekitar.

Dampak Ekonomi ke Pedagang Kecil dan UMKM

"Pasti dengan adanya kegiatan ini, dari UMKM kecil sampai yang sedang dan besar semuanya bisa habis jualannya," kata Ratu Zakiyah dalam keterangannya di Serang, Minggu.

Ia menambahkan, kolaborasi antara seni budaya dan ekonomi kreatif memiliki dampak ganda (multiplier effect) yang sangat besar bagi kesejahteraan warga di tingkat desa maupun kecamatan. Pemerintah daerah pun berkomitmen mendukung penuh kegiatan positif serupa ke depannya.

Infrastruktur Jalan dan PJU Jadi Prioritas

Sebagai wujud dukungan konkret, Pemkab Serang langsung memfasilitasi perbaikan infrastruktur jalan dan memasang Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik krusial. Langkah ini diambil untuk memperkuat kelancaran akses ekonomi dan wisata budaya di kawasan tersebut.

Bahkan, melihat tingginya inovasi dan swadaya masyarakat dalam menyelenggarakan festival, Pemkab Serang berencana mendorong pendanaan kegiatan serupa melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pada tahun-tahun mendatang.

Dorong Setiap Kecamatan Ciptakan Wisata Baru

Bupati mendorong seluruh camat dan kepala desa di wilayahnya untuk berinovasi menggali tradisi khas daerah masing-masing. "Seni budaya lokal yang dikemas menarik seperti silat bersama dan festival kuliner massal terbukti butuh kerja sama yang baik. Jika setiap kecamatan mampu berkreasi, maka pertumbuhan ekonomi daerah akan meningkat pesat," tutur Zakiyah.

Pemkab Serang optimistis, optimalisasi dan pelestarian potensi seni budaya lokal mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM secara berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks