BANTEN — Laga puncak Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua raksasa sepak bola, Spanyol dan Argentina, di MetLife Stadium, East Rutherford, Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB. Untuk pertama kalinya dalam sejarah turnamen, final akan dimeriahkan oleh half-time show yang menghadirkan deretan musisi papan atas dunia.
Shakira hingga BTS Meriahkan Jeda, Chris Martin Jadi Sutradara Konsep
Laporan dari harian olahraga Spanyol, Marca, menyebutkan bahwa durasi 17 menit tersebut sudah termasuk enam menit untuk pemasangan dan pembongkaran panggung. Dengan selisih hanya dua menit dari aturan baku, para pemain tetap memiliki waktu istirahat yang cukup tanpa kehilangan suhu tubuh secara berlebihan.
Shakira, Madonna, Justin Bieber, dan grup K-pop BTS menjadi penampil utama dalam pertunjukan tersebut. Menariknya, vokalis Coldplay, Chris Martin, dipercaya sebagai pengarah konsep acara. Sebelum kick-off, upacara penutupan juga akan diisi oleh Tom Cruise, Robbie Williams, dan kreator konten IShowSpeed.
Kekhawatiran Jeda Panjang yang Terbukti di Copa America 2024
Kepastian durasi pendek ini menjadi kabar lega bagi kedua finalis. Sebab, pengalaman pahit pernah dirasakan Argentina saat final Copa America 2024. Ketika itu, half-time show membuat waktu istirahat molor hingga sekitar 25 menit.
Pelatih Kolombia saat itu, Nestor Lorenzo, secara blak-blakan menyoroti dampak negatif jeda panjang. "Saya pikir jeda babak pertama untuk final seharusnya 15 menit karena memang itulah aturannya. Namun, karena akan ada konser, kami baru kembali ke lapangan sekitar 20 hingga 25 menit kemudian," ujar Lorenzo.
"Hal itu dapat memengaruhi kebugaran pemain; mereka bisa terlalu lama kehilangan suhu tubuh. Menit-menit pemulihan di ruang ganti itu... banyak orang tidak memahami apa yang dibutuhkan untuk mencapai level tersebut," tegasnya.
Argentina Incar Sejarah, Spanyol Incar Gelar Kedua
Di atas lapangan, Argentina datang dengan status juara bertahan. Tim asuhan Lionel Scaloni berpeluang menjadi negara pertama yang mempertahankan gelar sejak Brasil melakukannya pada edisi 1962. Sementara itu, Spanyol mengincar gelar Piala Dunia kedua mereka sepanjang sejarah.
Dengan durasi istirahat yang tetap singkat, kedua tim dipastikan bisa tampil dengan intensitas penuh tanpa gangguan. Pertandingan diprediksi berlangsung ketat, mengingat ambisi besar masing-masing tim untuk mencatatkan namanya dalam buku sejarah sepak bola dunia.