Sekda Banten Deden Apriandi Ikut Gerakan Ayah Ambil Rapor di SMAN 1 Serang, Dorong Peran Orang Tua dalam Pendidikan

Penulis: Jauhari Lubis  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:42:01 WIB
Sekda Banten Deden Apriandi mendampingi putrinya saat pengambilan rapor di SMAN 1 Serang.

SERANG — Sekda Banten Deden Apriandi mengikuti Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) dengan mendampingi langsung putrinya saat pengambilan rapor di SMAN 1 Kota Serang, Jumat (19/6/2026). Menurut Deden, kehadiran ayah dalam proses pendidikan anak memiliki peran penting untuk mendukung perkembangan akademik sekaligus membangun kedekatan emosional dalam keluarga.

Selama Ini Ibu yang Lebih Dominan Urus Pendidikan

Deden menjelaskan, selama ini pengambilan rapor lebih banyak dilakukan oleh ibu. Karena itu, pemerintah mendorong para ayah untuk terlibat langsung dalam memantau perkembangan pendidikan anak melalui program GEMAR.

“Selama ini yang lebih banyak memperhatikan pendidikan anak adalah ibu. Melalui gerakan ini, para ayah diharapkan ikut terlibat dan mengetahui perkembangan belajar anak-anaknya,” ujarnya.

Ada Surat Edaran: Ayah Diizinkan Tinggalkan Kantor

Pemerintah Provinsi Banten telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 28 Tahun 2026 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor. Melalui kebijakan tersebut, para ayah yang bekerja diberikan kesempatan untuk menghadiri pembagian rapor anak tanpa terkendala aktivitas pekerjaan.

“Bapak-bapak diberikan izin untuk mengambil rapor anaknya sehingga dapat hadir secara langsung mendampingi putra-putrinya,” katanya.

Bangun Ikatan Emosional Ayah dan Anak

Deden mengatakan, keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga.

Sekda berharap program tersebut dapat memperkuat komunikasi antara orang tua dan anak serta menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam mendukung pendidikan.

“Anak-anak yang masih memiliki ayah diharapkan bisa merasakan keterlibatan ayah dalam pemantauan pendidikan mereka. Dari situ akan tumbuh ikatan emosional yang lebih kuat antara ayah dan anak,” pungkasnya.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: ekbisbanten.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top