TANGERANG — TP PKK Provinsi Banten menyalurkan bantuan berupa tiga unit kursi roda dan 15 paket perlengkapan sekolah untuk menunjang aktivitas belajar siswa di Sekolah Khusus (SKH) An Nuur, Tangerang. Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung di lingkungan sekolah yang berlokasi di wilayah Kecamatan Tangerang tersebut.
Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menyebutkan kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 10 Program Pokok PKK di bidang pendidikan. Pihaknya ingin memastikan anak-anak berkebutuhan khusus mendapatkan ruang tumbuh kembang yang aman dan nyaman.
"Kami ingin memberikan perhatian serta ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak istimewa kita agar mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal tanpa bayang-bayang perundungan," kata Tinawati di Tangerang, Rabu.
Dalam kesempatan itu, Tinawati juga menyinggung komitmen PKK untuk mendukung visi pemerintah, termasuk program sekolah gratis bagi sekolah swasta. Pihaknya mendorong agar SKH An Nuur dapat terintegrasi dengan program-program bantuan pemerintah.
"Selain itu, kami juga terus mendorong agar sekolah-sekolah khusus swasta seperti SKH An Nuur ini dapat terintegrasi dengan program-program bantuan pemerintah," ujarnya.
Ketua TP PKK Kota Tangerang, Masturoh Sachrudin, mengapresiasi dedikasi SKH An Nuur yang telah lama melayani pendidikan anak berkebutuhan khusus. Ke depan, ia berjanji menjembatani kebutuhan sekolah dengan dinas-dinas terkait di lingkungan Pemkot Tangerang.
"Kami siap mengawal aspirasi dari sekolah ini. Melalui camat dan lurah, kita akan sambungkan komunikasi ke Dinas Pendidikan serta Pemerintah Kota Tangerang dan Provinsi Banten agar fasilitas pendukung pendidikan di sini dapat lebih memadai dan masuk ke dalam program prioritas," jelas Masturoh.
Camat Tangerang, Riswan Setyo Kardinto, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak dan kelompok rentan. Menurutnya, anak berkebutuhan khusus memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan layak.
SKH An Nuur sendiri tercatat melayani siswa tidak hanya dari Kecamatan Tangerang, tetapi juga dari kawasan sekitar seperti Karawaci dan Cipondoh. Riswan menegaskan peran serta TNI-Polri, RT/RW, dan masyarakat sangat krusial dalam menjaga keamanan tumbuh kembang mereka.
Kepala SKH An Nuur, Lulu Arafati, mengaku terharu atas perhatian dan kunjungan langsung jajaran penggerak PKK. Sekolah yang saat ini mendidik sekitar 20 siswa berkebutuhan khusus itu berharap mendapat pendampingan legalitas lahan sekolah.
"Lewat momentum ini, kami memohon pendampingan legalitas lahan sekolah, serta berharap anak-anak kami dapat terjangkau program sekolah gratis dan Makan Bergizi Gratis," kata Lulu.