PLN Pulihkan Listrik di Flores Pascagempa M7,7, 429 Gardu Distribusi Kembali Menyala

Penulis: Hendra Setiawan  •  Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:35:31 WIB
Petugas PLN memeriksa gardu distribusi di wilayah terdampak gempa M7,7 di NTT.

BANTEN — Gempa dahsyat yang berpusat 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer itu sempat melumpuhkan sistem kelistrikan di sejumlah wilayah NTT. Namun, tim teknis PLN bergerak cepat melakukan normalisasi jaringan di tengah kondisi pascagempa yang masih berpotensi terjadi gempa susulan.

Enam Gardu Induk Beroperasi, Rumah Sakit Jadi Prioritas

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, F Eko Sulistyono, menyatakan pihaknya langsung memprioritaskan pemulihan pasokan listrik untuk fasilitas vital. Rumah sakit dan posko bencana menjadi sasaran pertama penyalaan karena dibutuhkan masyarakat untuk penanganan darurat.

"PLN juga memprioritaskan pasokan listrik untuk fasilitas vital, seperti rumah sakit dan posko bencana," ujar Eko dalam keterangan resminya, Sabtu (15/8).

Hingga pukul 11.30 WITA, sebanyak 429 gardu distribusi berhasil dinormalkan. Capaian ini merupakan hasil kerja cepat tim lapangan yang terus bergerak memeriksa dan memperbaiki infrastruktur kelistrikan yang rusak.

PLTMG Maumere Aman, Jadi Langkah Awal Normalisasi

Eko menambahkan, Pembangkit Listrik Tenaga Mini Gas (PLTMG) Maumere telah dinyatakan aman dari dampak gempa. Kondisi ini menjadi modal penting dalam proses penormalan sistem secara menyeluruh.

Tim gabungan PLN kini masih melakukan pengecekan dan perbaikan berjenjang, mulai dari pembangkit, transmisi, gardu induk, hingga jaringan distribusi yang tersebar di wilayah terdampak. Proses ini membutuhkan waktu karena tim harus memastikan keamanan infrastruktur sebelum dialiri listrik kembali.

"Kami memohon doa dan dukungan masyarakat. Seluruh petugas PLN berkomitmen bekerja tanpa henti untuk memulihkan kelistrikan secepat mungkin. Keselamatan adalah prioritas utama kami," tutur Eko.

Skala Dampak Gempa di NTT

Gempa berkekuatan M7,7 yang terjadi pukul 04.58 WIB itu tercatat sebagai salah satu gempa besar yang mengguncang wilayah NTT dalam beberapa tahun terakhir. BMKG mencatat episentrum gempa berada di laut dengan kedalaman dangkal, sehingga getarannya dirasakan cukup kuat di sejumlah kabupaten di Pulau Flores.

Total 3.478 gardu distribusi yang terdampak menunjukkan luasnya area yang mengalami gangguan listrik. PLN menargetkan pemulihan bertahap dengan prioritas pada titik-titik yang melayani kebutuhan darurat masyarakat terdampak gempa.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Untuk informasi gangguan dan pemulihan listrik, pelanggan dapat menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau kontak layanan resmi di wilayah masing-masing.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: medcom.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top