Pemkot Tangerang Naikkan Anggaran Kota Sehat Jadi Rp2,1 Triliun, Target Raih Penghargaan Swasti Saba Wistara Paripurna

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:22:32 WIB
Wali Kota dan jajaran meninjau langsung pelaksanaan program kesehatan di salah satu posyandu di Kota Tangerang.

TANGERANG — Anggaran untuk mewujudkan Kota Sehat di Kota Tangerang mengalami lompatan besar. Alokasi dana yang digelontorkan Pemkot Tangerang mencapai Rp2,1 triliun pada 2026, melonjak dari posisi sebelumnya yang hanya Rp1,26 triliun pada 2024.

Dana tersebut bakal disebar ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga tingkat kewilayahan. Wakil Wali Kota Tangerang Maryono menyebut langkah ini menjadi strategi utama untuk membangun kota sehat secara berkelanjutan dan memperkuat kolaborasi, termasuk dengan Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS).

Angka Harapan Hidup Capai 75,7 dan Stunting Turun Drastis

Kenaikan anggaran ini berbanding lurus dengan capaian yang sudah diraih. Indeks kesehatan Kota Tangerang tercatat menyentuh 87 persen pada 2025. Angka Harapan Hidup (AHH) juga meningkat ke level 75,7 pada tahun yang sama.

Lebih menggembirakan lagi, prevalensi stunting di kota ini berhasil ditekan hingga 11,2 persen. Angka tersebut jauh di bawah rata-rata Provinsi Banten yang mencapai 21,1 persen, bahkan lebih rendah dari rata-rata nasional yang berada di angka 19,8 persen.

Di sisi lain, layanan kesehatan primer juga menunjukkan kinerja optimal. Seluruh posyandu di Kota Tangerang tercatat aktif mencapai 100 persen, dan kasus kematian ibu mampu ditekan hanya menyisakan enam kasus sepanjang 2025.

Selisih 0,3 Persen Menuju Penghargaan Tertinggi

Ketua FKTS Siti Rochayah mengungkapkan, kerja keras tersebut tinggal selangkah lagi menuju pengakuan nasional. Pemberkasan penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) telah tuntas 100 persen dengan nilai dokumen mencapai 99,7 persen.

"Kami berharap kerja keras dan kolaborasi yang telah dilakukan selama ini membuahkan hasil yang diinginkan, tidak hanya predikat penghargaannya melainkan dampak dari manfaat dan inovasi programnya bisa dirasakan langsung masyarakat," kata Rochayah di Puspemkot Tangerang, Rabu.

Jadi Barometer Kota Sehat se-Banten

Konsistensi Kota Tangerang dalam membenahi sektor kesehatan tidak luput dari perhatian tingkat provinsi. Perwakilan Tim Pembina KKS Provinsi Banten, Siti Maryam, menilai inovasi yang dijalankan kota ini layak menjadi inspirasi bagi daerah lain.

"Kota Tangerang selama ini selalu menjadi yang terbaik di Provinsi Banten. Adanya verifikasi ini untuk membuktikan sekaligus mendorong Kota Tangerang agar bisa terus berinovasi ke depannya," ujar Siti Maryam.

Dengan dukungan anggaran yang hampir dua kali lipat, target meraih predikat Swasti Saba Wistara Paripurna dinilai bukan sekadar ambisi. Pemkot Tangerang memastikan kolaborasi lintas sektor terus diperkuat agar manfaat program benar-benar dirasakan langsung oleh warga.

Reporter: Ginanjar Raharjo
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top