TANGERANG SELATAN — Program Cek Kesehatan Gratis yang digagas pemerintah pusat terus berjalan di Kota Tangerang Selatan. Hingga akhir Agustus, 53 persen sasaran telah menjalani pemeriksaan, naik dari 48 persen pekan sebelumnya.
Benyamin Davnie yang mendampingi Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, capaian itu akan terus dikejar hingga seluruh warga terlayani. "Pemerintah Kota Tangerang Selatan menargetkan cakupan pemeriksaan terus meningkat hingga seluruh sasaran mendapatkan layanan CKG," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan yang berlangsung di sejumlah fasilitas kesehatan, hipertensi dan diabetes mendominasi. Kedua penyakit ini dinilai perlu diwaspadai karena bisa memicu komplikasi bila tidak terdeteksi sejak dini.
Tidak hanya itu, pemeriksaan juga menemukan kasus gangguan kesehatan mental, termasuk depresi. Kondisi ini menunjukkan bahwa layanan kesehatan masyarakat tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga psikis.
Untuk memastikan pasien mendapat perawatan lanjutan, Pemkot Tangsel telah menyiapkan fasilitas kesehatan yang bisa diakses sesuai hasil pemeriksaan. Warga dapat berkonsultasi di puskesmas, rumah sakit, atau fasilitas kesehatan lainnya.
Benyamin menambahkan, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Tangerang Selatan yang sudah mencapai sekitar 99 persen memudahkan masyarakat memperoleh layanan tanpa hambatan biaya.
Gubernur Banten Andra Soni mengajak warga memanfaatkan program CKG sebagai langkah awal untuk mengetahui kondisi tubuh dan potensi risiko penyakit. Dengan pemeriksaan rutin, masyarakat bisa segera berkonsultasi dan mendapat penanganan sebelum penyakit berkembang.
"Kegiatan Cek Kesehatan Gratis di Pondok Aren menjadi bagian dari upaya bersama Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin," tandas Andra.