SERANG — Sebanyak 17 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Lebak, Pandeglang, Serang, dan Kota Tangerang Selatan berpotensi diguyur hujan ringan pada siang hari ini, Selasa (8/9/2026). Peringatan ini dikeluarkan BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan menyusul kondisi atmosfer yang mulai berubah setelah periode kemarau panjang.
Prakirawan BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan, Septi, menyebutkan wilayah yang berpotensi hujan meliputi Cileles, Rangkasbitung, Cibadak, Cibeber, Sobang, Bojong, Saketi, Mandalawangi, Kaduhejo, Majasari, Pamarayan, Jawilan, Padarincang, Cisauk, Cisoka, Ciputat, dan Serpong.
Kondisi cuaca pada pagi hari diprakirakan masih cerah berawan hingga berawan. Potensi hujan dengan intensitas ringan baru akan muncul saat memasuki siang hari.
“Untuk pagi hari cuaca terpantau cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan khususnya pada siang hari di sejumlah wilayah,” ujar Septi dalam keterangan resminya.
Memasuki malam hingga dini hari, cuaca di sebagian besar wilayah Banten diprakirakan kembali berawan. Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 50 hingga 90 persen.
Angin diprakirakan bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 5 hingga 45 kilometer per jam. Masyarakat diimbau mewaspadai potensi angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
BBMKG secara khusus menyoroti dua wilayah rawan, yakni Kabupaten Lebak bagian selatan dan Kabupaten Pandeglang bagian selatan. Kedua area ini dinilai memiliki kerentanan lebih tinggi terhadap terjadinya angin kencang dibandingkan wilayah lain di Banten.
Peringatan dini tidak hanya berlaku untuk cuaca daratan. BBMKG mencatat tinggi gelombang 2,5 hingga 4 meter atau masuk kategori tinggi berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
Wilayah perairan yang perlu diwaspadai meliputi Perairan Selatan Pandeglang, Selat Sunda Barat Pandeglang, dan Perairan Selatan Lebak. Kondisi ini dapat membahayakan aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan.
BBMKG mengimbau nelayan dan pengguna jasa transportasi laut untuk memperhatikan perkembangan cuaca dan gelombang sebelum beraktivitas di perairan. Informasi cuaca terkini perlu terus dipantau untuk mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer yang cepat.