SAR Banten Kerahkan Dua Drone Termal dari KN SAR Tetuka untuk Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Gunung Anak Krakatau

Penulis: Jauhari Lubis  •  Rabu, 09 September 2026 | 06:01:31 WIB
Berikut adalah 3–5 caption foto berita yang sesuai dengan permintaan Anda:

JAKARTA — Koordinator Operasi SAR Rizky Dwianto mengatakan pencarian terhadap lima jurnalis serta kapten dan anak buah kapal akan dilanjutkan kembali pada pukul 07.00 WIB. Hal itu disampaikan dalam keterangan visual yang dipantau di Jakarta, Selasa (9/9) malam.

"Kita siap melaksanakan pencarian kembali pada pukul 07.00 WIB," kata Rizky.

Drone Termal Jadi Alternatif saat Helikopter Tak Bisa Terbang

Pencarian melalui udara menggunakan helikopter atau pesawat belum memungkinkan karena abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih menyebar. Dua drone termal yang berada di KN SAR Tetuka akan menjadi alternatif utama.

"Paling nanti kita di kapal KN SAR Tetuka sudah kita lengkapi drone. Nanti di Gunung Anak Krakatau mungkin kita akan terbangkan dan kita lakukan pencarian dari udara tapi menggunakan drone thermal," katanya.

Pencarian Sempat Dihentikan karena Laut Tidak Bersahabat

Sebelumnya, operasi pencarian menggunakan KN SAR Tetuka dilakukan hingga sekitar pukul 22.00 sebelum kapal bersandar di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon. Kondisi laut dan jarak pandang yang terbatas menjadi alasan penghentian sementara.

"Sea condition cukup kurang bersahabat, kemudian visibility juga terbatas. Jadi kita docking untuk efektivitas dan keselamatan," ujarnya.

Informasi Keberadaan di Pulau Sebesi Masih Dicek

Informasi mengenai kemungkinan keberadaan para jurnalis di Pulau Sebesi masih dalam proses pengecekan dan belum dapat dipastikan. Tim SAR juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi kemungkinan kapal bersandar di pulau-pulau kecil atau dermaga yang tidak terpantau.

"Kita juga berkoordinasi dengan pihak terkait, kemungkinan kapal tersebut sandar di pulau-pulau kecil atau dermaga-dermaga yang tidak terpantau," kata Rizky.

Operasi pencarian melibatkan dua speedboat, RIB 02 Banten, KN SAR Tetuka, serta RIB dari Lampung. Seluruh armada dan personel gabungan akan dikerahkan kembali setelah kondisi memungkinkan.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: merahputih.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top