IHSG Anjlok 2% ke 4.979, Asing Jual Bersih Rp 1,08 Triliun

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Jumat, 30 Oktober 2026 | 11:23:01 WIB
IHSG melemah lebih dari 2% dan sempat menyentuh level 4.979 pada pembukaan perdagangan Jumat (30/10).

BANTEN — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot lebih dari 2% dan sempat menyentuh level terendah 4.979 tak lama setelah perdagangan dibuka Jumat (30/10) pagi. Lebih dari 600 saham bergerak di zona merah, sementara investor asing mencatatkan jual bersih Rp 1,08 triliun di seluruh pasar.

Tekanan jual terjadi sejak awal sesi. Data RTI Infokom pukul 09.34 WIB menunjukkan volume perdagangan mencapai 13,03 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 2,93 triliun dan frekuensi 358.073 kali.

Hingga pukul 10.38 WIB, indeks masih melemah 86,67 poin atau 1,7% ke level 5.011,39. Artinya, sebagian tekanan awal sudah terpangkas, meski IHSG belum keluar dari zona merah.

Pasar Reguler Jadi Sumber Tekanan Asing

Di pasar reguler, investor asing membukukan jual bersih Rp 1,52 triliun. Angka itu hanya sebagian tertutup oleh beli bersih Rp 441,74 miliar di pasar negosiasi dan tunai.

Komposisi volume memperlihatkan asing melepas 5,7 miliar saham atau 12,31% dari total 23,3 miliar saham. Pembelian asing tercatat 4,9 miliar saham atau 10,57%.

Investor domestik bergerak di sisi berlawanan dengan pembelian 18,4 miliar saham (39,43%) dan penjualan 17,5 miliar saham (37,69%). Dari sisi nilai, asing membeli Rp 3,7 triliun (16,52%) dan menjual Rp 4,8 triliun (21,29%), sedangkan domestik membeli Rp 7,6 triliun (33,48%) dan menjual Rp 6,5 triliun (28,71%).

Tujuh Saham Paling Ramai, BBRI Teratas

Di tengah pelemahan indeks, sejumlah saham tetap mencatat aktivitas tinggi. Berdasarkan daftar saham paling aktif di Investing, BBRI memimpin volume perdagangan di antara tujuh saham yang terpantau.

  • BBRI — Rp 2.760, melemah 1,78%, volume 117,34 juta saham
  • BBCA — Rp 4.940, stagnan, volume 110,65 juta saham
  • TPIA — Rp 1.295, melemah 4,07%, volume 100,60 juta saham
  • TLKM — Rp 1.945, turun 1,77%, volume 72,60 juta saham
  • BMRI — Rp 3.690, turun 0,81%, volume 66,51 juta saham
  • GOTO — Rp 24, menguat 4,35%, volume 12,35 juta saham
  • BUMI — Rp 117, melemah 3,31%, volume 1,48 juta saham

GOTO Satu-satunya yang Menguat

Dari tujuh saham teraktif, hanya GOTO yang berada di zona hijau dengan kenaikan 4,35% ke Rp 24. BBCA bertahan di level penutupan sebelumnya, sedangkan lima saham lain tertekan.

TPIA mencatat pelemahan terdalam di daftar itu, turun 4,07% ke Rp 1.295. BUMI menyusul dengan koreksi 3,31%, lalu BBRI dan TLKM yang masing-masing melemah 1,78% dan 1,77%.

Dominasi saham perbankan besar di daftar volume—BBRI, BBCA, dan BMRI—menunjukkan tekanan indeks pagi ini bertumpu pada sektor dengan bobot kapitalisasi terbesar. Pelemahan tipis pada saham berkapitalisasi jumbo sudah cukup menyeret IHSG, terlebih ketika arus dana asing keluar dari pasar reguler.

Bagi investor, kombinasi jual bersih asing Rp 1,08 triliun dan lebih dari 600 saham merah menandakan risiko masih terbuka sepanjang sesi. Perhatikan apakah beli bersih domestik mampu menahan level 5.000, yang menjadi garis psikologis terdekat setelah titik terendah 4.979 pagi ini.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top