Pencarian

Konsumen Makin Selektif Pilih Mobil Bekas Imbas Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi

Selasa, 16 Juni 2026 • 21:27:31 WIB
Konsumen Makin Selektif Pilih Mobil Bekas Imbas Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi
Konsumen mobil bekas semakin memprioritaskan efisiensi bahan bakar pasca kenaikan harga BBM nonsubsidi.

BANTEN — Kenaikan harga BBM nonsubsidi yang berlaku sejak beberapa pekan lalu mulai terasa dampaknya di pasar mobil bekas. Konsumen tidak lagi sekadar melihat tampilan atau tahun produksi, tetapi juga menghitung efisiensi bahan bakar sebagai faktor utama. Seorang pengamat pasar otomotif mengatakan, keputusan pembelian kini lebih banyak didasarkan pada perhitungan biaya harian.

Biaya Operasional Jadi Pertimbangan Utama

Para calon pembeli mobil bekas kini cenderung menghindari model dengan konsumsi BBM boros. Mereka lebih melirik mobil bermesin kecil atau yang sudah terbukti irit di jalanan Indonesia. Dealer mobil bekas di Jakarta dan sekitarnya melaporkan, permintaan untuk model seperti Toyota Agya, Daihatsu Ayla, dan Honda Brio meningkat dalam sebulan terakhir.

“Konsumen sekarang datang sudah dengan data. Mereka tanya konsumsi BBM per liter, kapasitas mesin, bahkan tipe transmisi,” ujar seorang pemilik showroom di kawasan BSD. Menurutnya, kenaikan harga BBM nonsubsidi membuat margin pengeluaran bulanan pemilik mobil ikut membengkak, sehingga efisiensi jadi prioritas.

Mobil Diesel dan Hybrid Mulai Dilirik

Selain mobil perkotaan berkapasitas mesin 1.000-1.200 cc, kendaraan diesel bekas juga mulai masuk radar pencarian. Mesin diesel dikenal lebih irit dalam konsumsi BBM per kilometer, terutama untuk penggunaan jarak jauh. Namun, konsumen tetap waspada terhadap biaya perawatan mesin diesel yang umumnya lebih tinggi.

Model hybrid seperti Toyota Prius atau Honda Jazz Hybrid juga mulai dicari, meskipun harganya di pasar sekunder masih relatif tinggi. “Peminatnya terbatas karena harga jual kembali hybrid masih belum setinggi mobil konvensional. Tapi untuk yang paham hitungan, ini pilihan menarik,” tambah sang dealer.

Tips Memilih Mobil Bekas di Tengah Kenaikan BBM

Pengamat menyarankan konsumen untuk tidak tergiur harga murah tanpa mengecek riwayat servis dan konsumsi BBM. Memilih mobil dengan teknologi injeksi bahan bakar, transmisi CVT, atau sistem start-stop bisa membantu menekan pengeluaran. Pengecekan kondisi mesin dan uji coba langsung juga penting dilakukan sebelum transaksi.

Di sisi lain, pemilik mobil bekas yang ingin menjual unitnya disarankan untuk jujur soal konsumsi BBM. Pembeli yang sudah teliti akan mudah mendeteksi jika ada kejanggalan. Pasar mobil bekas saat ini sedang berada di fase koreksi, di mana informasi teknis menjadi komoditas paling berharga.

Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks