CILEGON — Sekolah memaparkan secara rinci 14 agenda krusial yang wajib diikuti peserta didik sebagai syarat penyelesaian pendidikan. Agenda tersebut dirancang sistematis untuk mempersiapkan siswa secara akademik dan mental menghadapi ujian akhir.
Kegiatan yang digelar di Masjid Al Fajr, Bosowa Al Azhar ini dihadiri langsung oleh Kepala SD Bosowa Al Azhar, Laila Amalia, M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, serta seluruh orang tua murid kelas VI. Fokus utama pertemuan ini adalah menyamakan persepsi antara pihak sekolah dan keluarga mengenai target serta jadwal kegiatan selama satu tahun ke depan.
Jalur Lengkap dari Buku Tahunan hingga Tasyakuran
Dalam pemaparannya, pihak sekolah merinci tahapan yang akan dilalui siswa. Dimulai dari pembuatan buku tahunan dan pengambilan pas foto ijazah, kemudian dilanjutkan dengan serangkaian asesmen akademik.
- Pelaksanaan Mock Exam dan Check Point untuk mengukur kesiapan awal.
- Program Pemantapan dan Try Out sebagai penguatan materi.
- Ujian Praktik, Tes Kemampuan Akademik (TKA), dan Ujian Sekolah.
- Doa bersama menjelang ujian dan ditutup dengan kegiatan Tasyakuran Kelulusan.
Sinergi Orang Tua dan Sekolah Jadi Kunci Kelulusan
Laila Amalia menegaskan bahwa keberhasilan agenda ini tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan penuh dari orang tua di rumah menjadi faktor penentu agar seluruh proses berjalan mulus.
"Program kelas VI telah kami rancang secara sistematis agar peserta didik dapat mempersiapkan diri secara akademik maupun mental dalam menghadapi tahapan akhir pembelajaran. Dukungan dan sinergi antara sekolah dengan orang tua menjadi faktor penting agar seluruh proses berjalan dengan baik," ujar Laila Amalia.
Pihaknya berharap seluruh siswa dapat mengikuti setiap program dengan penuh tanggung jawab hingga akhirnya dinyatakan lulus dengan hasil yang membanggakan.
Ruang Diskusi untuk Pendampingan di Rumah
Sosialisasi ini tidak berjalan satu arah. Sekolah membuka sesi tanya jawab bagi orang tua untuk mendiskusikan detail jadwal kegiatan serta bentuk pendampingan yang bisa dilakukan di rumah.
Interaksi ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam membangun kolaborasi erat dengan keluarga. Dengan pemahaman yang sama mengenai target dan tahapan, sekolah optimistis proses menuju kelulusan dapat berlangsung lancar, menghasilkan lulusan yang berkarakter, berprestasi, dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.