Pencarian

UMN Wisuda 1.608 Lulusan di Tangerang, Rektor Sebut AI Jadi Kualifikasi Dasar Dunia Kerja

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 16:16:01 WIB
UMN Wisuda 1.608 Lulusan di Tangerang, Rektor Sebut AI Jadi Kualifikasi Dasar Dunia Kerja
Rektor UMN Dr. Andrey Andoko, M.Sc. menyampaikan sambutan pada prosesi Wisuda XXXI UMN di Tangerang.

TANGERANG — Sebanyak 1.608 mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) resmi menyandang gelar sarjana dalam Wisuda XXXI. Prosesi ini menandai transisi mereka dari bangku kuliah ke dunia profesional, dengan bekal kompetensi akademik yang ditempa selama masa studi.

Rektor UMN Dr. Andrey Andoko, M.Sc. menyebut momen kelulusan sebagai pijakan awal yang menentukan arah karier para alumni. Menurutnya, para lulusan memiliki ruang luas untuk berkiprah, baik sebagai pekerja profesional, wirausahawan, maupun pengusaha mandiri.

“Penguasaan ilmu dan kompetensi yang telah Anda raih menjadi bekal utama untuk mulai merintis karier dan menghadirkan karya nyata bagi masa depan. Pencapaian ini sangat berarti bagi Anda yang telah terserap di dunia kerja di tengah dinamika perekonomian nasional maupun global. Begitu pula bagi yang memilih jalur wirausaha, peran Anda sangat berharga dalam membangkitkan ekonomi Indonesia melalui pembukaan lapangan kerja baru,” ujar Andrey.

Mengapa AI Jadi Kualifikasi Dasar Lulusan Baru

Perkembangan kecerdasan buatan menjadi tantangan tersendiri bagi lulusan yang baru masuk pasar kerja. Andrey menilai penguasaan AI akan bergeser dari nilai tambah menjadi kualifikasi dasar yang wajib dimiliki, meski implementasinya di industri nasional masih berjalan bertahap.

Ia memproyeksikan arah industri kerja bergerak menuju fase co-existence, ketika tenaga kerja manusia berkolaborasi langsung dengan sistem kecerdasan buatan dan robotik canggih.

“Bila sebelumnya AI dimanfaatkan sebatas sarana pendukung efisiensi dan co-creation, mendatang kita bertransisi ke era co-existence—masa di mana manusia berdampingan dan berkolaborasi langsung dengan robot pintar,” terangnya.

Beyond AI: Kompetensi yang Tak Bisa Digantikan Mesin

Keahlian teknis pada bidang keilmuan masing-masing dinilai tidak lagi cukup. Andrey menekankan pentingnya human skills yang melampaui kapasitas teknologi, atau beyond AI.

Pemikiran kritis, kemampuan berkomunikasi, dan kolaborasi menjadi tiga kompetensi krusial yang harus terus diasah. Karakter baik juga disebutnya sebagai elemen penunjang kesiapan lulusan di ranah profesional.

Pembentukan karakter tersebut berakar pada nilai 5C UMN, yakni Caring, Credible, Competence, Competitive, serta Customer Delight yang ditanamkan sepanjang proses akademik mahasiswa.

Masa Pakai Keterampilan di Bawah Lima Tahun

Kesiapan menyongsong masa depan tidak cukup bertumpu pada bekal akademik semata. Andrey merujuk laporan World Economic Forum yang menyebut masa pakai suatu keterampilan kini umumnya berada di bawah lima tahun, terutama di bidang teknologi tinggi.

Karena itu, ia menuntut para lulusan memiliki daya adaptasi tinggi dan kapasitas memperbarui pemahaman secara berkelanjutan.

“Penting bagi kita untuk menyadari bahwa keahlian yang dimiliki saat ini bisa jadi tidak lagi relevan dalam beberapa tahun mendatang. Oleh sebab itu, bersikap adaptif dan lincah (agile) adalah sebuah keharusan. Kita dituntut untuk terus memperbarui diri dan belajar kembali, sehingga memiliki pola pikir pembelajar sepanjang hayat (life-long learning) menjadi hal yang sangat mutlak,” tegas Andrey.

Proses learn, unlearn, dan relearn—meninggalkan keahlian usang lalu mengadopsi kompetensi baru—menjadi keharusan bagi setiap lulusan. Langkah ini sejalan dengan komitmen UMN mencetak future-ready graduates yang tidak hanya siap terserap pasar kerja saat ini, tetapi juga tangguh menghadapi perubahan di masa depan.

Kemitraan Industri untuk Serapan Lulusan

Untuk memperkuat kesiapan lulusan, UMN membangun kemitraan strategis dengan sektor industri nasional maupun internasional. Sinergi ini menjadi langkah nyata kampus dalam mengoptimalkan daya serap tenaga kerja bagi para alumninya.

Follow katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bantensatu.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks