Pencarian

AHY Pakai Maung Garuda Pindad, Dorong Kemandirian Otomotif Nasional

Rabu, 07 Oktober 2026 • 08:51:02 WIB
AHY Pakai Maung Garuda Pindad, Dorong Kemandirian Otomotif Nasional
Menteri AHY menggunakan Maung Garuda produksi PT Pindad sebagai kendaraan dinas.

BANTEN — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggunakan Maung Garuda produksi PT Pindad sebagai kendaraan dinas, perdana saat peringatan HUT TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). Langkah itu disebut bagian dari upaya mempromosikan produk dalam negeri sekaligus mendorong kemandirian industri otomotif nasional.

Paragraf pembuka: AHY mengungkapkan hal itu saat ditemui di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, Selasa (6/10/2026), sehari setelah pemakaian perdana kendaraan taktis tersebut. Ia menilai Indonesia punya potensi besar untuk mandiri di sektor otomotif, dan potensi itu perlu didorong lewat penggunaan serta pengembangan produk kendaraan dalam negeri.

Perdana di HUT TNI Cilangkap

AHY mengaku pertama kali menggunakan Maung Garuda saat menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Kendaraan itu dipakai sebagai kendaraan operasional resmi.

"Kemarin perdana kita gunakan untuk menghadiri acara Peringatan Hari Ulang Tahun TNI di Cilangkap. Memang benar ada kendaraan operasional produksi Pindad, Maung Garuda, yang kita harapkan ini juga sebagai bagian dari upaya kita terus mempromosikan produk atau industri dalam negeri," kata AHY.

Menurut AHY, pemakaian kendaraan produksi dalam negeri bukan sekadar simbol. Ia berharap langkah itu memberi sinyal bahwa produk otomotif nasional mampu bersaing dan layak dipakai untuk kebutuhan operasional pemerintahan.

Rekam Jejak Pindad dan Produk Pertahanan

PT Pindad selama ini dikenal sebagai produsen kendaraan untuk kebutuhan pertahanan negara, termasuk kendaraan taktis. AHY yang pernah bertugas di militer mengaku pernah menggunakan sejumlah produk Pindad, seperti APC Anoa dan kendaraan taktis Komodo.

Pengalaman itu membuatnya menilai Pindad punya kapasitas teknis yang mumpuni. Kemampuan yang dibangun dari kebutuhan pertahanan itu kini diarahkan ke segmen yang lebih luas.

Pindad Masuk Pasar Sipil

Pindad mulai memperluas pasar dengan menyasar kebutuhan sipil melalui produk otomotif. AHY menilai langkah tersebut sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun keunggulan sekaligus kemandirian industri otomotif nasional.

"Nah, kali ini PT Pindad juga menyasar kebutuhan sipil, dan ini merupakan visi besar dari Bapak Presiden Prabowo Subianto pada akhirnya Indonesia harus memiliki keunggulan, bahkan kemandirian dalam industri otomotif," sebutnya.

Ekspansi ke segmen sipil membuka peluang baru bagi Pindad. Selama ini pendapatan perseroan banyak bergantung pada pesanan pertahanan, sehingga masuknya produk otomotif untuk masyarakat umum bisa memperlebar basis pasar.

Dorongan untuk Industri Dalam Negeri

Pernyataan AHY menempatkan penggunaan kendaraan dinas sebagai bagian dari kebijakan yang lebih luas. Pejabat negara diminta memberi contoh nyata dengan memakai produk dalam negeri, bukan hanya mengimbau masyarakat.

Bagi industri otomotif nasional, dukungan dari pengguna institusi bisa menjadi pemicu skala produksi. Volume pesanan yang lebih besar berpotensi menekan biaya produksi dan mendorong pengembangan model baru.

Tantangannya tetap ada, terutama soal jaringan layanan purnajual, ketersediaan suku cadang, dan penerimaan pasar ritel yang selama ini dikuasai merek asing. Pindad perlu membuktikan produknya kompetitif di luar ceruk pertahanan.

Penutup: Pemakaian Maung Garuda oleh AHY menandai uji coba produk Pindad di ruang publik. Jika diikuti institusi lain, langkah ini bisa menjadi titik awal yang lebih serius bagi cita-cita kemandirian otomotif Indonesia.

Follow katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks