Berdasarkan data real-time, berikut pergerakan harga kripto utama dalam Rupiah dan Dolar AS:
Dogecoin dan Cardano menjadi yang paling merah pagi ini. Untuk DOGE, koreksi 3,2% terjadi setelah spekulasi listing di platform pembayaran besar tidak terkonfirmasi. Sementara Cardano (ADA) turun 3,44% karena volume transaksi on-chain menurun drastis dalam seminggu terakhir, mengindikasikan minat investor institusi mulai mereda. Kedua koin ini sangat sensitif terhadap sentimen spekulatif, sehingga ketika pasar ragu, mereka menjadi sasaran jual pertama.
Meski turun 1,13%, Bitcoin masih bertahan di atas Rp 1,1 miliar. Level ini adalah support psikologis penting. Jika BTC mampu bertahan di atas $62.000 (Rp 1,11 miliar) dalam 48 jam ke depan, potensi rebound ke $65.000 masih terbuka. Investor Indonesia disarankan memantau pergerakan whale Bitcoin — akumulasi besar terjadi di kisaran harga ini, menandakan keyakinan jangka panjang masih kuat.
Ethereum turun 2,61% ke Rp 29,88 juta, mendekati level support Rp 29,5 juta. Koreksi ini justru menarik karena ETF Ethereum spot di AS mencatatkan arus masuk bersih positif selama tiga hari berturut-turut. Sementara Solana (SOL) di Rp 1,25 juta ($69,81) — turun 1,95% — masih menjadi favorit investor ritel Indonesia karena ekosistem DeFi dan NFT-nya yang aktif. Keduanya layak dipantau untuk akumulasi bertahap.
Bagi investor ritel Indonesia, gunakan platform yang terdaftar di Bappebti seperti Indodax, Tokocrypto, dan Pintu untuk keamanan dana. Saat pasar koreksi seperti ini, manfaatkan fitur limit order untuk membeli di harga yang lebih rendah tanpa harus terus memantau layar. Hindari FOMO (fear of missing out) — beli hanya jika analisis fundamental dan teknikal mendukung.
Disclaimer: Artikel ini adalah analisis pasar dan bukan merupakan saran investasi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi. Harga kripto bersifat fluktuatif tinggi.