BANTEN — Amazon Prime Day memasuki hari kedua dengan gelombang baru diskon "Green Deals" yang menyasar perangkat energi dan robotik rumahan. Headliner utama edisi kali ini adalah power station Bluetti dan robot pemotong rumput otonom Segway Navimow yang sama-sama mencatatkan rekor harga terendah baru. Pengguna Indonesia yang kerap berburu perangkat backup daya atau alat rumah pintar bisa memanfaatkan momen ini, meski perlu memperhitungkan ongkos kirim dan pajak impor.
Bluetti memimpin penawaran dengan menurunkan harga Elite 300 (3.014Wh) ke angka USD 999 (Rp 15,9 juta) di Amazon. Namun, dengan kode diskon eksklusif 9TO5TOYS5OFF, harga bisa ditekan lebih dalam menjadi USD 949 (Rp 15,1 juta). Angka ini menjadi rekor termurah untuk model tersebut, turun dari harga normal USD 1.199 yang sudah dipotong permanen sejak Mei lalu.
Bluetti juga memberikan bonus 3x Bluetti Bucks untuk setiap pembelian selama periode promo. Poin ini bisa ditukar dengan diskon atau aksesori di kemudian hari. Kode diskon 9TO5TOYS6OFF memberikan potongan 6% khusus untuk lini Elite 400 dan bundelnya.
Segway memanfaatkan Prime Day untuk menekan harga jajaran robot pemotong rumput Navimow seri X. Model premium X430 dan X450 dibanderol mulai USD 2.099 (Rp 33,5 juta), turun cukup dalam dari harga normal. Robot ini menggunakan sistem navigasi RTK-GNSS tanpa kabel batas (boundary wire), cocok untuk lahan luas hingga 1.500 meter persegi.
Selain robot mower, Segway juga menawarkan diskon untuk lini e-scooter dan kendaraan listrik Navee. Sayangnya, rincian harga spesifik untuk segmen ini belum dirilis secara detail dalam pengumuman kali ini.
Beatbot, merek robot pembersih kolam renang, menawarkan seluruh lini produknya dengan harga mulai USD 284 (Rp 4,5 juta). Ini menjadi alternatif menarik bagi pemilik kolam yang ingin otomatisasi perawatan. Sementara itu, EGO Power+ — pemasok alat taman baterai — juga ikut dalam pusaran diskon Prime Day dengan beragam alat outdoor tanpa kabel.
Bagi pemburu deal di Indonesia, perlu diingat bahwa harga-harga tersebut belum termasuk ongkos kirim internasional, bea masuk, dan PPN impor yang bisa menambah 30-40% dari total belanja. Namun, untuk produk dengan selisih harga yang besar seperti Bluetti Elite 300, potensi penghematan tetap menarik meski sudah ditambah biaya logistik.