Lotus Emira 2027: Sport Murni dengan DNA Analog, Harga Setara Supercar

Penulis: Hendra Setiawan  •  Jumat, 24 Juli 2026 | 08:51:31 WIB
Lotus Emira 2027 mengandalkan konstruksi mid-engine dan penggerak roda belakang tanpa elektrifikasi.

BANTEN — Lotus Emira 2027 bukan sekadar mobil sport biasa. Model ini dirancang untuk mengingatkan kita pada era keemasan mobil sport—ringan, lincah, dan penuh sensasi. Dengan konstruksi mid-engine dan penggerak roda belakang, Emira menghindari tren elektrifikasi yang kini merambah banyak kompetitor.

Dua Jantung Pacu, Satu Filosofi: Pengemudi adalah Prioritas

Lotus menawarkan dua pilihan mesin untuk Emira 2027. Standarnya adalah mesin turbo 2.0 liter empat silinder dari Mercedes-AMG yang menghasilkan 400 hp pada varian SE dan 414 hp pada varian 420 Sport. Mesin ini hanya dipasangkan dengan transmisi dual-clutch delapan percepatan.

Bagi penggemar transmisi manual, opsi V-6 3.5 liter supercharged dari Toyota menjadi jawabannya. Mesin ini menghasilkan 400 hp dan bisa dipadukan dengan transmisi manual enam percepatan atau otomatis konverter torsi enam percepatan. Hasilnya? Akselerasi 0-60 mph dalam 4,3 detik untuk varian V-6 manual, dan 3,4 detik untuk varian 2.0T otomatis.

Setir Hidrolik dan Handling yang Tak Tergantikan

Salah satu fitur paling menonjol dari Emira adalah sistem kemudi hidroliknya. Di zaman di mana power steering elektrik menjadi standar, Lotus mempertahankan sistem hidrolik yang memberikan umpan balik dan rasa jalan yang luar biasa. Dalam pengujian awal, handling seimbang dan setir yang brilian menjadi pujian utama.

Namun, ada kompromi yang harus diterima. Tuas transmisi manual membutuhkan tenaga ekstra untuk perpindahan gigi yang cepat, dan rem cenderung 'grabby' atau sulit dimodulasi secara halus. Ini bukan mobil untuk harian yang malas, melainkan alat untuk pengemudi yang haus keterlibatan.

Interior Minimalis, Bukan Mewah

Masuk ke kabin Emira, Anda akan disambut oleh desain yang sederhana dan intim. Setir berbentuk persegi dan layar instrumen 12,3 inci menjadi fokus utama. Namun, jangan harap kemewahan setara Maserati GranTurismo. Lotus memilih pendekatan minimalis yang fungsional, bukan mewah.

Konsekuensinya, harga Emira yang mencapai enam digit dolar AS tidak membeli tingkat kemewahan atau fit and finish yang sama dengan rival seperti Chevrolet Corvette. Bagi Lotus, ini adalah trade-off yang wajar demi pengalaman berkendara yang murni.

Varian 420 Sport dan Pakat Handling Ringan

Untuk tahun 2027, Lotus memperkenalkan varian 420 Sport dengan tenaga 14 hp lebih besar dari Turbo SE standar. Varian ini bisa dilengkapi dengan paket Lightweight Handling yang mengurangi bobot hingga 55 pon (sekitar 25 kg). Paket ini mengganti sistem pembuangan dengan titanium, beberapa bagian dengan serat karbon, serta menambahkan peredam Multimatic dua arah yang dapat disetel dan tweak aerodinamis untuk meningkatkan downforce.

Pilihan baru lainnya adalah atap kaca yang dapat dilepas, tersedia untuk semua varian. Ini menambah sensasi berkendara terbuka tanpa mengorbankan kekakuan sasis.

Konsumsi BBM dan Ketersediaan

Efisiensi bahan bakar bukanlah prioritas utama Emira. EPA memperkirakan konsumsi BBM mencapai 16-18 mpg di kota dan 24-26 mpg di jalan tol, tergantung varian. Untuk varian V-6 manual, angkanya lebih rendah: 16 mpg kota, 24 mpg jalan tol.

Lotus Emira 2027 adalah mobil yang langka dan eksklusif. Dengan produksi terbatas dan permintaan tinggi, calon pembeli di Indonesia mungkin harus bersabar dan merogoh kocek lebih dalam. Namun, bagi mereka yang mendambakan pengalaman berkendara analog yang otentik, Emira adalah salah satu dari sedikit pilihan yang tersisa.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: caranddriver.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top