BMW Siapkan i4 Convertible Listrik Atap Kain untuk 2028, Segmen Pasar Hampir Sepi Pesaing

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Selasa, 28 Juli 2026 | 08:50:01 WIB
BMW i4 Convertible listrik atap kain dikembangkan dengan kode NA3 dan dijadwalkan meluncur pada 2028.

BANTEN — BMW dikabarkan tengah mengembangkan versi atap terbuka dari sedan listrik i4, yang diberi nama kode NA3. Informasi ini disampaikan BMWBLOG dengan mengutip sumber internal pabrikan Jerman tersebut. Rencananya, mobil ini akan hadir pada 2028 dan mengusung platform Neue Klasse yang sama dengan sedan listrik i3 terbaru.

Platform Neue Klasse menjadi kunci utama. i3 sedan diklaim mampu menempuh 440 mil (708 km) dalam siklus EPA berkat arsitektur 800 volt dan dukungan pengisian daya 400 kW. Meskipun bobot bertambah dan aerodinamika terganggu akibat atap terbuka, BMW yakin i4 Convertible masih bisa menempuh lebih dari 350 mil (563 km)—angka yang sangat kompetitif untuk segmen ini.

Pasar Hampir Sepi, Hanya Maserati yang Jadi Lawan

Segmen mobil listrik atap terbuka saat nyaris kosong. Di Amerika Serikat, satu-satunya pesaing yang bisa dibeli konsumen adalah Maserati GranCabrio Folgore seharga 206.095 dolar AS dengan jarak tempuh EPA 229 mil (368 km). Maserati bahkan sudah memberi diskon hingga 85.000 dolar AS untuk model Folgore miliknya—tanda bahwa bisnis ini tidak berjalan mudah.

Di Eropa, situasinya sedikit lebih ramai. Fiat 500e cabrio hadir namun tidak masuk pasar AS. MG Cyberster dijual di Inggris, Eropa, dan China. Mini juga sempat membuat Cooper SE Convertible edisi terbatas 999 unit pada 2023, khusus Eropa. Sementara itu, Polestar menunda peluncuran roadster 6 tanpa tanggal pasti, Tesla kembali menunda Roadster ke Agustus, dan Audi membatalkan rencana mobil sport listriknya.

Konfigurasi Klasik: Atap Kain, Dua Pintu, Empat Kursi

i4 Convertible akan mengikuti formula yang sama dengan versi bensin 4 Series Convertible saat ini: atap kain lipat (soft top), dua pintu, dan empat kursi. Tidak ada mekanisme atap keras lipat. BMW juga dikabarkan sedang mengembangkan i4 Coupe (kode NA2) di atas arsitektur yang sama dan dalam periode yang sama.

Ada jeda waktu yang perlu dicatat. Produksi i4 Gran Coupe akan berakhir tahun depan, sehingga lencana i4 akan vakum selama sekitar satu tahun sebelum dihidupkan kembali oleh versi dua pintu ini. Sementara itu, versi bensin 4 Series Convertible (kode G23) masih akan diproduksi hingga pertengahan 2029, artinya akan ada tumpang tindih penjualan selama sekitar satu tahun antara varian listrik dan bensin.

Mengapa Convertible Listrik Sulit Dibangun?

Memotong atap mobil berarti kehilangan kekakuan struktural. Untuk mengompensasinya, pabrikan harus menambah bobot—dan bobot adalah musuh utama jarak tempuh pada mobil yang sudah membawa baterai di lantai. Mini Cooper SE Convertible hanya mampu menempuh 125 mil (201 km) karena masalah ini.

Solusi BMW ada pada platform Neue Klasse yang sudah dirancang untuk efisiensi tinggi. Dengan jarak tempuh i3 sedan mencapai 440 mil, potongan 15 persen untuk bobot dan aerodinamika tetap menyisakan angka yang solid di atas 350 mil. BMW juga sudah memiliki basis pelanggan yang jelas: keluarga 4 Series terjual 39.379 unit di AS tahun lalu, dan i4 menyumbang 20.114 unit tambahan.

Kapan Bisa Dipesan?

Semua informasi ini masih berupa laporan dari sumber internal, bukan pengumuman resmi BMW. 2028 berarti masih dua model tahun lagi. Industri otomotif memiliki catatan buruk dalam merealisasikan mobil listrik halo volume rendah—jadi perlu sedikit menahan ekspektasi. Belum ada informasi apakah model ini akan masuk ke pasar Indonesia. Saat ini, tidak ada convertible listrik resmi yang dijual di Indonesia.

Reporter: Ginanjar Raharjo
Sumber: electrek.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top