Pencarian

Krisis Air Bersih Terjang 5 Kecamatan di Kabupaten Tangerang, Puskesmas Panongan Terpaksa Hemat Air untuk Pelayanan Persalinan

Kamis, 23 Juli 2026 • 10:42:31 WIB
Krisis Air Bersih Terjang 5 Kecamatan di Kabupaten Tangerang, Puskesmas Panongan Terpaksa Hemat Air untuk Pelayanan Persalinan
Petugas Puskesmas Panongan tengah menghemat penggunaan air bersih akibat krisis air yang melanda lima kecamatan di Kabupaten Tangerang.

TANGERANG — Kekeringan yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Tangerang mulai berdampak serius pada sektor pelayanan publik. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menyatakan krisis air bersih telah melanda lima kecamatan yang masuk dalam zona rawan kekeringan. Kelima wilayah tersebut adalah Kecamatan Curug, Panongan, Legok, Jambe, dan Tigaraksa.

Puskesmas Panongan Kehabisan Sumber Air, Pasien Bersalin Terancam

Salah satu fasilitas kesehatan yang paling terdampak adalah Puskesmas Panongan. Pegawai puskesmas, Jainal Abidin, mengatakan keterbatasan air bersih sudah dirasakan selama dua pekan terakhir. "Keterbatasan sumber air menjadi penyebab sulitnya memperoleh pasokan air bersih," ujarnya, Rabu (22/7/2026).

Selama ini, operasional puskesmas hanya mengandalkan air sumur yang kini ikut mengering akibat kemarau panjang. Padahal, kebutuhan harian Puskesmas Panongan mencapai 7.000 liter air bersih. "Kami saat ini terpaksa menghemat penggunaan air agar pelayanan tetap berjalan. Air bersih sangat diperlukan untuk pelayanan kesehatan, terutama nanti untuk bersalin dan lain sebagainya," kata Jainal.

PMI Turun Tangan Kirim 10.000 Liter Air Bersih

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang telah merespons kondisi darurat tersebut. Kepala Markas PMI Kabupaten Tangerang, Hadi Fauzi, mengonfirmasi pihaknya telah mendistribusikan 10.000 liter air bersih ke Puskesmas Panongan. "Hal ini sesuai permintaan kepada kami," ujarnya.

Hadi menambahkan, PMI akan kembali mendistribusikan air bersih jika ada permintaan lanjutan dari puskesmas maupun permukiman warga. Saat ini, permintaan bantuan air bersih yang masuk ke PMI baru berasal dari dua kecamatan, yaitu Mekar Baru dan Curug. "Kalau nanti kembali membutuhkan, akan dikomunikasikan kembali," kata Hadi.

Musim Kemarau Diprediksi Berlangsung hingga September 2026

BPBD Kabupaten Tangerang memperkirakan kondisi kekeringan ini belum akan berakhir dalam waktu dekat. Achmad Taufik menyebut musim kemarau diprediksi berlangsung hingga September 2026. Sejumlah desa dan kelurahan di lima kecamatan yang terdampak telah mengajukan bantuan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

Kelima kecamatan yang mengalami krisis tersebut sebelumnya telah masuk dalam pemetaan BPBD sebagai zona rawan kekeringan. Pemerintah daerah bersama PMI dan instansi terkait terus berkoordinasi untuk memastikan distribusi air bersih, terutama ke fasilitas kesehatan yang membutuhkan pasokan rutin setiap hari.

Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks