Pencarian

Tanah Longsor di Can Tho, Vietnam, Hancurkan Empat Rumah dan Toko Material, Kerugian Capai Rp 2,48 Miliar

Jumat, 24 Juli 2026 • 22:59:31 WIB
Tanah Longsor di Can Tho, Vietnam, Hancurkan Empat Rumah dan Toko Material, Kerugian Capai Rp 2,48 Miliar
Tebing Sungai Cai San sepanjang 35 meter longsor di Dusun Vinh Thanh, Komune Vinh Trinh, menghancurkan empat rumah dan sebuah toko material.

BANTEN — Bencana tanah longsor kembali melanda kawasan Delta Mekong, Vietnam. Kali ini, tebing Sungai Cai San sepanjang 35 meter longsor dan merembet hingga 15 meter ke daratan di Dusun Vinh Thanh, Komune Vinh Trinh. Empat rumah tangga kehilangan tempat tinggal, termasuk sebuah toko material bernama Tuan Nhung yang ludes rata dengan tanah.

Kerugian Warga Capai Ratusan Juta hingga Lebih dari Satu Miliar

Berdasarkan data dari Komando Pertahanan Sipil setempat, rumah milik Nguyen Ngoc Minh (34 tahun) dan toko bahan bangunan milik Doan Thi Nhung (53 tahun) masing-masing mengalami kerugian sekitar 1 miliar VND. Dua rumah lainnya, milik Nguyen Van Tuan (62 tahun) dan Ha Van Non (69 tahun), rusak parah dengan kerugian berturut-turut 300 juta VND dan 180 juta VND.

"Total kerugian diperkirakan mencapai 2,48 miliar VND. Tim kami langsung turun ke lokasi untuk membantu warga mengevakuasi barang dan membongkar bangunan yang masih bisa diselamatkan," ujar Tran Xuan Phuong, Ketua Komite Rakyat Komune Vinh Trinh, Jumat (25/7).

Can Tho Darurat Longsor: Lebih dari 230 Titik dalam Setahun

Fenomena erosi tepian sungai bukanlah hal baru di Can Tho. Data dari Sub-Dinas Irigasi setempat mencatat, sepanjang tahun 2026, kota ini telah mengalami lebih dari 230 titik tanah longsor. Angka tersebut berdampak pada 32 rumah, 11 di antaranya hancur total. Hingga 7 Juli lalu, total panjang garis pantai dan tepian sungai yang tergerus mencapai 13,87 kilometer.

Kondisi ini diperparah oleh musim hujan yang meningkatkan debit air dan mempercepat abrasi. Pemerintah setempat telah melaporkan kejadian terbaru ini ke Dinas Pertanian dan Lingkungan Hidup serta Badan Komando Pertahanan Sipil Kota Can Tho untuk mendapatkan arahan penanganan lebih lanjut.

Langkah Darurat dan Ancaman Berulang

Pasca longsor, pihak berwenang langsung memasang garis evakuasi dan memantau pergerakan tanah di titik-titik rawan. Warga yang rumahnya hancur untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat atau tempat penampungan darurat yang disediakan pemerintah desa.

Kepala Komune Vinh Trinh menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menilai perkembangan di daerah longsor. "Kami akan terus menerapkan solusi sementara untuk memastikan keselamatan masyarakat, terutama saat musim hujan seperti sekarang," kata Phuong.

Tanah longsor di Vietnam selatan kerap terjadi akibat kombinasi antara struktur tanah yang labil, pasang surut sungai, dan aktivitas pembangunan di sepanjang bantaran. Pemerintah Provinsi Can Tho sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini dan memetakan zona merah longsor, namun intensitas hujan yang tinggi dalam sepekan terakhir membuat mitigasi berjalan lambat.

Bagikan
Sumber: vietnam.vn

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks